Pelaku Bentrok Antar Warga Berhasil Ditangkap Polres Manokwari
Bentrok antar warga di Manokwari (foto : merdeka.com)

Tim Avatar Polres Manokwari berhasil menangkap pelaku pasca bentrok antar warga yang terjadi Bumi Marina di Manokwari, Papua Barat belum lama ini.

Terkait dalam hal ini Kaporles Manokwari, AKBP Dadang Kurniawan Winjaya membenarkan telah mengamankan dua orang pelaku yakin ATW dan PM.

“Kini Pelaku sudah mendekap di jeruji besi di Mako Brimob Papua Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, kata Kapolres Manokwari, AKBP Dadang Kurniawan Winjaya melalui Kasat Reskrim, Iptu Arifal Utama kepada media ini.

Selain mengamankan dua orang pelaku. Barang bukti berhasil sita oleh polisi yakni, senjata tajam berupa parang dan sebuah kapak yang di gunakan melakukan tindak pidana kejahatan.

“Tidak hanya itu, Satrekrim Polres Manokwari memeriksa 15 orang saksi saat itu berada lokasi kejadian. Bahkan kasus ini mendatangkan 3 orang saksi ahli dari Jakarta yakni, ahli pidana, forensic dan DNA,” ujarnya.

Polres Manokwari Gelar Rekontruksi Perkara Ulang

Ia juga mengatakan, pihaknya melakukan rekontruksi ulang. Dalam rekontruksi gelar perkara ulang kita akan menghadirkan kedua tersangka tersebut. Untuk menjaga keamanan agar Pelaksanaan Kontruksi berjalan baik.

Baca Juga : Satgas Nemangkawi Tangkap Penyandang Dana Pembelian Senjata KKB

“Maka rekontruksi ini digelar Mako Brimob Polda Papua Barat atau di Mapolres Manokwari. Rekontruksi ulang mengetahui peran dari masing- masing pelaku saat melakukan kejahatan,”ujarnya.

Atas peristiwa kedua pelaku yakni ATW di jerat dengan pasal 338 KUHP atau 351 ayat 3. Sedangkan PM dijerat dengan 388 KUHP jo pasal 53 atau 351 KHUP.

“Atas kejadian itu berharap, warga di minta agar tetap tenang dan tidak mudah untuk terprovokasi oleh oknum tak bertanggung jawab. Biarlah kasus ini akan ditangani dan di selesaikan pihak kepolisian,” imbuhnya.

Sebelumnya memang ada pemberitaan, saling serang antar dua kelompok warga di Manokwari. Aksi bentrok ini terjadi Bumi Marina Manokwari. Kejadian ini menelan 1 orang nyawa yang mengakibatkan seorang warga meninggal dunia berinisial FR dan satu warga berinisial EA mengalami luka berat di rawat intesif di rumah sakit Umum Daerah Manokwari.

Atas kejadian itu, pihak keluarga tidak terima keluarga menjadi korban berbentut pada pemalangan ruas jalan tersebut. Pasca peristiwa situasi kamtibmas di Manokwari berangsur aman dan Kondusif.