Pelatihan Angkatan Kelima P2TIM Bintuni Semakin Baik
beritapapua.id - Pelatihan Angkatan Kelima P2TIM Bintuni Semakin Baik - Istimewa

Pelatihan Angkatan Kelima P2TIM Bintuni Semakin Baik – Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas yang ada di Teluk Bintuni telah memberikan sentuhan lain pada pertumbuhan dan dunia kerja di kawasan yang sedang berkembang tersebut. Ditambah lagi fokus mereka adalah guna mengembangkan sumber daya manusia yang professional untuk terjun dalam dunia kerja.

Bulan ini, siswa angkatan (Batch) kelima, Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas (P2TIM) Teluk Bintuni lulus memuaskan dengan tingkat pelanggaran terendah dibandingkan angkatan sebelumnya.

Demikian disampaikan oleh Project Manager P2TIM Yulius Farani saat memberikan sambutan pada acara pengusaha dan pelepasan profesi siswa Batch V P2TIM Teluk Bintuni,. Acara tersebut diadakan di Gedung Serba Guna (GSG) Kota Bintuni, Senin (24/2/2020).

Baca Juga: Susur Sungai yang Berujung Petaka

Komitmen untuk Maju oleh Angkatan Kelima P2TIM

Dikatakannya siswa angkatan kelima dari total 100 orang yang dinyatakan lulus sebanyak 99 dengan predikat memuaskan. “Angkatan kali ini spesial. Karena berdasarkan data, mereka (Batch V) memiliki pelanggaran paling rendah dibandingkan angkatan sebelumnya. Artinya para siswa angkatan ini betul–betul mempunyai komitmen mau maju,” kata Yulius.

Yulius juga menyampaikan pesan bagi para siswa yang lulus, dan nantinya jika sudah masuk dalam dunia kerja, diharapkan dapat menjaga nama baik daerah. Serta bekerja dengan baik, rajin, dan komitmen.

Sementara Wakil Bupati Teluk Bintuni Matret Kokop mengatakan pengoptimalisasian tenaga kerja lokal di industri migas ini juga sejalan dengan UU Nomor 13 Tahun 2013 Tentang Ketenagakerjaan. Dimana dijabarkan tentang pengembangan kapasitas dan kapabilitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang memiliki peran penting dalam mewujudkan tujuan pembangunan nasional serta kemajuan industri hulu migas.

“Dalam beberapa kesempatan kita semua juga telah mendengar arahan Presiden Joko Widodo yang menekankan pentingnya penyerapan tenaga kerja lokal di industri hulu migas,” katanya.

Oleh sebab itu, wabup menyampaikan apresiasi yang setinggi—tingginya dan ucapan terima kasih yang sebesar—besarnya kepada Petrotekno. Karena Petrotekno telah bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni untuk menyelenggarakan Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas. Dari angakatan pertama, telah meluluskan sekitar 500 orang Papua yang mengikuti P2TIM. Lulusan P2TIM tersebut telah dilatih untuk menjadi tenaga kerja siap pakai di bidang industri dan migas.