Pemerintah Kabupaten Jayawijaya Melakukan Vaksinasi Massal
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya Melakukan Vaksinasi Massal

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya mulai Rabu, 7 April hingga Kamis, 8 April 2021 membuka layanan vaksinasi massal bagi warga. Vaksinasi massal bertempat di gedung pertemuan Ukumearek Asso.

Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, mengatakan pelaksanaan vaksinasi massal ini untuk mendorong masyarakat yang belum sempat mengunjungi tempat-tempat vaksinasi yang telah ada. Oleh karena itu ia berharap warga bisa langsung mendatangi tempat vaksinasi yang telah tersedia selama dua hari ini.

“Supaya target vaksinasi bisa terpenuhi. Dari masyarakat maupun TNI Polri juga belum sepenuhnya divaksin, mudah-mudahan dengan stok vaksin yang ada bisa memenuhi pelayanan seluruh masyarakat di Jayawijaya,” kata bupati, Rabu (7/4/2021) di gedung pertemuan Aithousa GKI Betlehem Wamena.

Ia mengatakan vaksinasi massal ini bukan hanya untuk warga ber-KTP Jayawijaya saja, tetapi dengan identitas warga dari luar maupun kabupaten pemekaran tetap akan mendapatkan pelayanan.

“Jika ada masyarakat siapa pun yang ingin vaksin, tetap kita layani selama dua hari ini,” ujarnya.

Dosis Vaksinasi Massal Yang Tersedia Terbilang Cukup

Bupati mengatakan bahwa jumlah dosis vaksin yang tersedia masih mencukupi untuk pelayanan dan pelaksanaan vaksinasi massal tersebut.

“Droping vaksin kita langsung habiskan, supaya kita laporkan agar ada penambahan vaksin lagi. Jadi tidak ada target berapa banyak, yang penting ada vaksin kita harus habiskan,” katanya.

Baca Juga : Pangdam Cenderawasih Ikuti Kegiatan Pembukaan CdM Meeting PON XX

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jayawijaya, dr. Willy Mambieuw mengatakan untuk melayani vaksinasi massal ini total sebanyak 80 tenaga medis telah siap di gedung Ukumearek Asso.

“Dari dinas sendiri ada 15 orang, ditambah dari rumah sakit, klinik Polri dan TNI sehingga total ada 80 orang,” katanya.

Ia mengatakan bahwa target yang harus dikejar dalam sehari adalah seribu orang yang melakukan vaksinasi. Dan pada hari pertama sejak pagi hingga pukul 13.00 WP, jumlah kasar secara manual yang berhasil terdata sudah ada 700-an warga yang terdaftar.

Dan untuk pendataan detail berapa total yang telah melakukan vaksinasi akan terlihat di aplikasi BPJS.

Vaksinasi massal hari pertama Willy akui masih minim Orang Asli Papua (OAP) yang datang. Hal itu terjadi karena dinas baru saja melakukan sosialisasi kepada setiap kepala distrik mengenai vaksinasi ini.

Apalagi, sambungnya, bertepatan juga dengan adanya Musrenbang di setiap distrik sehingga jadwal vaksinasi massal berbenturan dengan jadwal Musrenbang.

“Kepala distrik sudah kami sampaikan dan tadi baru selesai pertemuan, kita akan koordinasi karena bertepatan dengan Musrenbang distrik hari ini, sehingga menyesuaikan dengan jadwal Musrenbang. Jika ada distrik yang sudah lakukan Musrenbang, langsung kita masuk sosialisasi dari Dinas Kesehatan untuk vaksinasi di distrik,” katanya.