Pemerintah Provinsi Papua Barat Perpanjang Masa Kerja dari Rumah
beritapapua.id - Pemerintah Provinsi Papua Barat Perpanjang Masa Kerja dari Rumah - Kabar Papua

Pemerintah Provinsi Papua Barat Perpanjang Masa Kerja dari Rumah – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat kembali memperpanjang masa kerja dan menjalankan tugas kedinasan dari rumah atau work from home (WFH) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan proses belajar mengajar pada sekolah menengah dan perguruan di wilayah Provinsi Papua Barat tetap dilaksanakan dari rumah masing-masing.

Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan melalui surat edaran, Gubernur Papua Barat tanggal 19 juni 2020 nomor: 850/657/2020 tentang perubahan atas surat edaran Gubernur Papua Barat nomor: 850/656/2020 tentang pencegahan penyebaran COVID-19 diwilayah Provinsi Papua Barat. Instruksi perpanjangan masa kerja dari rumah bagi ASN dan sektor Pendidikan yang tertuang dalam surat edaran menindaklanjuti SE MenPAN-RB nomor 58 tahun 2020 tangggal 29 Mei 2020 tentang sistem kerja ASN dalam tatanan normal baru, serta memperhatikan surat pernyataan perpanjangan kelima tanggap darurat bencana non-alam Pendemi Covid-19 di wilayah Provinsi Papua Barat tanggal 14 Juni 2020.

Gubernur Dominggus Mandacan menyampaikan bahwa dalam rangka mempersiapkan Tatanan Normal Baru, maka sistem kerja ASN akan melaksanakan tugas kedinasan dengan bekerja di rumah atau di tempat tinggalnya. Selain itu, proses belajar mengajar pada sekolah menengah dan perguruan tinggi di wilayah Provinsi Papua Barat juga diperpanjang. Masa perpanjangan terhitung mulai dari tanggal 22 Juni sampai dengan tanggal 14 Juli 2020.

Baca Juga: Mengenal Program Jaring Pengaman Sosial Covid-19 di Jayapura

Perpanjangan WFH akan Terus Dievaluasi

Gubernur Dominggus Mandacan mengatakan bahwa perpanjang WFH kelima di Papua Barat akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan. Namun untuk aktivitas kantor yang melakukan pelayanan publik dengan melibatkan sejumlah instansi tetap melakukan pelayanan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Seperti misalnya kantor bersama Kesamsatan tetap melaksanakan pelayanan seperti biasa sesuai jadwal yang ditentukan. Dengan didukung fungsi lain yang diperlukan agar selalu memperhatikan protokoler kesehatan dalam pelayanannya.

Sementara itu Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat, dr. Arnold Tiniap, mengatakan ada tambahan dua kasus positif di Kota Sorong pada 21 Juni. Karna itu, jumlah total kasus konfirmasi di Papua Barat menjadi 224 kasus. Berdasarkan laporan Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat, jumlah kasus konfirmasi positif Corona hingga 21 Juni 2020, berjumlah 224 kasus.

Arnold Tiniap menjelaskan bahwa Jumlah kasus konfimasi dan laporan sembuh dari Corona di sembilan kabupaten/kota di Papua Barat yaitu Kota Sorong 84 kasus (35 sembuh), Bintuni  50 kasus (46 sembuh), Kabupaten Sorong 50 kasus (21 sembuh), Raja Ampat 19 kasus (13 sembuh), Manokwari 11 kasus (7 sembuh), Fakfak 5 kasus (dua sembuh), Teluk Wondama 3 kasus (tiga sembuh), Manokwari Selatan 1 kasus (satu sembuh), dan Kaimana 1 kasus (masih dalam perawatan).