Pemkab Manokwari Menggelar Pelatihan Kepada 34 Putra-putri Papua
beritapapua.id - Asiste II Sekda Kabupaten Manokwari, pimpinan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Manokwari usai pembukaan pelatihan kerja bagi putra-putri Papua, Kamis(17/6/2021). (foto: istimewa)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari menggelar pelatihan kepada 24 orang putra-putri Papua pada, Rabu (08/12/21) kemarin. Para peserta tersebut mendapatkan pelatihan seperti pangkas rambut, keterampilan salon, dan service AC.

Tujuan dari adanya kegiatan pelatihan adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan agar putra-putri Papua bisa mandiri dan berpenghasilan.

Saat membuka kegiatan pelatihan tersebut, Asisten I Sekda Kabupaten Manokwari, Wanto, mengatakan jumlah pengangguran di Kabupaten Manokwari kini terus meninngkat. Karena itu, Pemkab Manokwari terus berupaya untuk selalu melaksanakan pelatihan setiap tahun guna meningkatkan keterampilan masyarakat.

“Kegiatan pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Manokwari yakni mengembangkan SDM putra-putri Papua yang berkualitas. Pelatihan ini selain untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan kerja, menciptakan tenaga kerja yang terampil dan siap pakai, juga untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Manokwari,” ujar Wanto selaku Sekda Pemkab Manokwari.

Dia berharap, melalui pelatihan tersebut dapat melahirkan calon pelaku usaha yang terampil dan kreatif, berdaya saing, serta siap pakai di dunia industri dan dunia kerja.

“Mengingat pelatihan ini sangat penting, saya mengajak seluruh peserta untuk tekun dan penuh semangat mengikuti pelatihan ini agar ke depan apa yang diperoleh menjadi bekal untuk berwirausaha secara mandiri,” tukasnya.

Terbagi Menjadi Tiga Kelompok

Ketua PPTK, Usiana Fooisepa, mengatakan bahwa peserta pelatihan yang Pemkab Manokwari gelar berjumlah 34 orang ini akan terbagi menjadi tiga kelompok. Untuk peserta pelatihan salon sebanyak 4 orang, pangkas rambut 15 orang, dan servis AC sebanyak 15 orang. Para peserta berasal dari Distrik Manokwari Barat.

Menurutnya, pelatihan tersebut untuk meningkatkan mutu dan menumbuhkembangkan usaha, sehingga bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

Baca Juga: Mantan Panglima OPM Siap Kawal KPK Untuk Tangkap Koruptor di Papua

Selain itu, memberikan peluang untuk membuka usaha dan menambah pendapatan, menciptakan dan memperluas lapangan kerja. Terlebih para peserta nantinnya bisa meningkatkan kepercayaan diri untuk peningkatan ekonomi keluarga.

“Juga meningkatkan kemandirian dan menambah penghasilan serta mmenjadi contoh bagi orang lain,” tukasnya.

Selain mengikuti pelatihan, para peserta juga mendapatkan bantuan peralatan. Bantuan tersebut dimaksudkan agar setelah mengikuti pelatihan para peserta bisa membuka usaha secara mandiri.