Pemkot Jayapura Belum Menetapkan Anggaran Covid-19 Tahun 2022
beritapapua.id - Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru. (Foto: Istimewa)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Provinsi Papua belum menetapkan anggaran untuk penanganan Covid-19 pada tahun 2022. Hal ini lantaran anggaran untuk penanganan Covid-19 tahun 2022 masih dalam tahap penghitungan.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru mengatakan bahwa anggaran untuk penanganan Covid-19 masih dalam proses penghitungan.

“Lagi diproses melalui dana BTT (bantuan tak terduga) dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022. Tahun kemarin ada Rp32 miliar untuk dianggarkan, tahun ini belum tahu,” ujar Rustan, di Jayapura, Selasa (8/2/2022).

Rustan menjelaskan bahwa belum ada penetapan anggaran penanganan Covid-19 tersebut karena sebelumnya seluruh wilayah di ibukota Provinsi Papua itu berada di zona hijau atau tidak ada kasus aktif sejak 21 Desember 2021.

“Lagi fokus penuntasan program vaksinasi sehingga tidak terpikirkan. Sementara masih dalam tahap penghitungan. Untuk penanganan Covid-19 seperti vaksinasi, pencegahan Covid-19, sewa tempat atau gedung untuk isolasi terpusat, dan lain-lain,” ujar Rustan.

Rustan minta warga tetap menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19, seperti memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan pakai sabun di air mengalir atau memakai hand sanitizer, menjauhi kerumunan, mengurangi aktivitas fisik di luar rumah.

“Mari kita satu hati memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini, supaya kita bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman. Tetap patuhi protokol kesehatan dimanapun berada sehingga tidak mudah terpapar Covid-19,” katanya.

Mendapat Pengawasan Dari BPK RI Perwakilan Papua

Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Frans Pekey mengatakan, penilaian penggunaan anggaran Covid-19 diawasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Papua sehingga berlangsung secara transparan.

Ia juga menegaskan bahwa BTT adalah dana untuk kegiatan yang mendesak seperti kondisi pandemi Covid-19 yang sedang terjadi saat ini.

Baca Juga: Jelang Hadapi Persik Kediri, Persipura Khawatir Dengan Hasil PCR

“Dana BTT ini sifatnya untuk membantu kegiatan yang mendesak, seperti penanganan pendemi Covid-19 ini. Saya berharap pandemi ini bisa berakhir sehingga dana BTT ini bisa tersalurkan untuk peningkatan pembangunan dan ekonomi masyarakat,” ujar Pekey.

Pekey menambahkan agar masyarakat memberikan dukungan kepada pemerintah daerah dan petugas kesehatan dengan cara mematuhi protokol kesehatan sekaligus memberikan edukasi minimal dalam lingkungan keluarga agar terhindari dari paparan Covid-19.