Pemkot Jayapura Berharap Anggara Covid-19 Segera Terealisasi
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru (foto : jubi.co.id)

Pemkot Jayapura, Provinsi Papua belum menetapkan anggaaran penanganan Covid-19 untuk tahun 2021, baik untuk pelayanan kesehatan maupun vaksinasi. Hal ini Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru sampaikan pada, Senin 12/04/21.

Rustan mengatakan, organisasi perangkat daerah atau OPD di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura khususnya yang terlibat dalam penanganan Covid-19 saat ini fokus merampungkan laporan pengunaan dana.

“Setiap OPD ada pengurangan atau pemotongan anggaran sebesar 15 persen dari dana APBD sebesar Rp17 miliar. Jadi, setiap OPD harus menyesuaikan realokasi dan refocusing anggaran ini,” ujar Rustan.

Menurut Rustan, anggaran untuk penanganan termasuk di dalamnya ada pelayanan kesehatan, pembagian masker, sosialisasi, edukasi, dan vaksinasi Covid-19.

“Tahun 2020 Pemkot Jayapura mengalokasikan anggaran sebesar Rp32 miliar, yang sudah terserap Rp27 miliar. Sisa Rp5 miliar. Dana sisa ini yang sampai saat ini kami pakai,” ujar Rustan.

Rustan berharap total anggaran penanganan Covid-19 segera terealisasi sehingga dapat mengoptimalkan pelayanan sekaligus memudahkan dalam menyusun program demi memutus penyebaran virus korona di ibukota Provinsi Papua tersebut.

Baca Juga : Mahfud MD Pimpin Rapat Koordinasi Virtual

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan bahwa anggaran itu sendiri khusus untuk penanganan kesehatan, masalah ekonomi, dan sosial.

Pemkot Jayapura Sisihkan Anggaran Khusus Untuk Penanganan Kesehatan

“Kami sudah sisihkan dananya, hanya saja belum tahu berapa jumlahnya karena belum dilakukan realokasi dan refocusing,” ujar Tomi Mano.

Tomi Mano berkata bahwa penggunaan anggaran Covid-19 di Kota Jayapura diawasi Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Papua. Oleh karena itu penggunaan anggaran tersebut harus menggunakan secara baik dan maksimal. Agar bisa optimal dalam membantu masyarakat.

“Dalam penilaian BPK Papua, Kota Jayapura cukup efektif dalam penanganan dan penggunaan anggaran Covid-19 pada 2020,” ujar Tomi Mano.

Untuk itu juga Tomi Mano berharap dukungan dari masyarakat untuk membantu pemerintah dan petugas kesehatan dengan mentaati protokol kesehatan. Dan hal terpenting yang ia tetap ingatkan lagi adalah langkah 3M seperti memakai masker, menjaga jarak, dan rajin cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menjaga iman dan imun, serta menjauhi kerumunan agar tidak terpapar virus covid-19.