Pemkot Jayapura Menggelar Pesta Seni dan Budaya Port Numbay Untuk Lestarikan Bahasa Lokal
beritapapua.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura menggelar Pesta Seni dan Budaya Port Numbay untuk melestarikan bahasa lokal dari 10 kampung adat di wilayah tersebut. (Foto: Antara)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura menggelar Pesta Seni dan Budaya Port Numbay untuk melestarikan bahasa lokal dari 10 kampung adat di wilayah tersebut.

Pemkot Jayapura menggelar Pesta Seni dan Budaya ini melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.

Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey yang hadir membuka langsung Pentas Seni dan Budaya Port Numbay, Rabu (03/08/22).

Penjabat Wali Kota Jayapura Frans Pekey di Jayapura, Rabu, mengatakan kemajuan begitu cepat yang terjadi di Ibu Kota Provinsi Papua tersebut berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Namun juga berdampak pada berkurangnya penutur bahasa lokal (asli) khususnya pada 10 kampung adat di Kota Jayapura,” ujarnya, Kamis (04/8/2022).

Menurut Frans, dari hasil penelitian Balai Bahasa Provinsi Papua bersama Pemkot Jayapura, hingga 2021 dari penuluran beberapa kampung tersisa hanya beberapa orang yang menggunakan bahasa lokal. Mereka yang menggunakan bahasa lokal tersebut pun sudah berusia dewasa atau 30 ke atas.

“Sehingga jika bahasa asli tidak diwariskan kepada generasi muda maka bahasa itu akan punah,” ujarnya.

Identitas Daerah

Ia menjelaskan bahasa atau budaya merupakan identitas suatu daerah sehingga penting tetap untuk dijaga dan mewarisinya ke generasi berikutnya.

“Kami harap bahasa lokal dari masing-masing kampung dapat masuk dalam kurikulum belajar di sekolah yang ada pada kampung adat,” pungkasnya.

Baca Juga: NPCI Papua Berhasil Kumpulkan Lima Medali Emas di ASEAN Para Games

Dia menambahkan hal tersebut penting untuk melestarikan bahasa lokal dan budaya. Untuk itu perlu adanya langkah konkret seperti mulai mengajari anak-anak mulai dari keluarga hingga ke bangku pendidikan.

Ia berharap melalui pesta seni dan budaya tersebut bisa menjadi sarana untuk mengangkat dan melestarikan bahasa lokal dan nilai budaya Port Numbay.

Selain itu, akan ada lomba bernyanyi dengan bahasa daerah, cerita rakyat menggunakan bahasa daerah dan lomba melukis ornamen pada 3-5 Agustus 2022. Lomba-lomba tersebut juga sekaligus dalam rangka memperingati HUT Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sementara itu 10 kampung adat di Kota Jayapura yakni Kayu Pulo, Kayu Batu, Tobati, Enggros, Nafri, Skouw Sae, Skouw Mabo, Skouw Yambe, Kampung Waena dan Kampung Yoka.