Pemkot Jayapura Rencanakan Vaksinasi Untuk Ibu Hamil
beritapapua.id - Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano. (foto : tribunnews)

Pemerintah Kota Jayapura, Provinsi Papua, berencana membuat program vaksinasi bagi ibu hamil. Hal ini merupakan salah satu cara agar sang ibu maupun bayi dalam kandungannya sehat dan terhindari paparan Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari juga telah membenarkan rencana vaksinasi tersebut. Dalam hal ini ia menyampaikan bahwa ibu hamil di Kota Jayapura kini sudah bisa menjalani vaksinasi.

“Saya mau sampaikan kepada ibu hamil di seluruh Kota Jayapura bahwa vaksinasi ini bisa dilaksanakan di seluruh fasilitas kesehatan,” ujarnya di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (23/8/2021).

Antari juga menjelaskan usia kehamilan yang boleh menerima suntikan vaksin jenis Sinovac adalah mereka yang telah melewati trimester satu atau usia kandungan antara 13 hingga 14 minggu ke atas.

“Artinya, organ-organ janin sudah terbentuk sehingga vaksinasi ini dinyatakan aman bagi ibu hamil. Kami tetap pantau kehamilannya,” ujar Antari.

Baca Juga : KM Sirimau Resmi Menjadi Tempat Isolasi Terpusat Apung

Ia mengatakan bahwa sasaran pemberian vaksin bagi ibu hamil di ibukota Provinsi Papua tersebut berjumlah 5.848 orang. Data yang sudah terlaporkan sampai Juni sebanyak 2.127 atau trimester satu. Namun, masih ada triwulan satu sebanyak 1.795.

“Nah, yang aman untuk kami berikan vaksinasi sebanyak 1.110 ibu hamil. Kami berharap program ini berkelanjutan untuk menciptakan ibu hamil bebas Covid-19, dan bayi yang dilahirkan menjadi generasi sehat,” ujar Antari.

Vaksinasi Ibu Hamil Harus Ada Riwayat Kesehatan

Sementara itu, Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, mengatakan vaksinasi bagi ibu hamil harus bisa berjalan dengan baik. Untuk itu ia meminta agar pemberian data atau riwayat kesehatan terlebih dahulu demi mencegah terjadinya kejadian yang tak menyenangkan.

“Itu yang terpenting yang harus saya garis-bawahi. Kalau ada asam urat, kolesterol tinggi, maka bilang saja jangan diam-diam,” ujar Tomi Mano.

Tomi Mano mengimbau kepada petugas kesehatan baik di posyandu, puskesmas, dan rumah sakit yang menangani vaksinasi ibu hamil agar melakukan pelayanan dengan baik untuk menjaga kesehatan ibu dan kandungannya.

“Saya minta kepada tim pemeriksaan jangan bentak-bentak, tekan, dan paksanakan mereka ibu hamil. Jangan kita mengejar target tapi kita binasakan masyarakat kita. Ingat itu baik-baik,” ujar Tomi Mano.