Pemkot Jayapura : Tetep Jaga Prokes Selama Ramadhan
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru (foto : jubi.co.id)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Provinsi Papua mengimbau warga agar tetap mewaspadai penyebaran Covid-19 saat Ramadhan tiba. Hal ini karena umat muslim akan melaksanakan salat tarawih di masjid.

“Ini puncaknya sangat luar biasa (warga berkumpul). Kalau bulan puasa, masjid penuh terutama anak-anak,” ujar Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (12/3/2021).

Rustan mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura mengizinkan untuk melaksanakan salat tarawih di masjid saat Ramadan. Namun untuk buka puasa harus tetap melakukannya di rumah masing-masing.

“Kami sudah menyurati semua pengurus masjid untuk punya izin saat melaksanakan salat tarawih karena ini mengumpulkan orang,” ujar Rustan.

Menurut Rustan, bila warga tidak mematuhi protokol kesehatan saat melaksanakan salat tarawih, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, dapat menyebabkan klaster baru penyebaran Covid-19 di bulan Ramadan.

“Ini berbahaya kalau tidak terapkan protokol kesehatan. Jika tidak dicegah secara optimal, maka akan terjadi lonjakan warga terpapar Covid-19,” ujar Rustan.

Pemkot Jayapura : Penyebaran Covid-19 di Ibukota Provinsi Papua Mulai Turun

Ia juga mengatakan, saat ini penyebaran Covid-19 di ibukota Provinsi Papua ini sudah mulai menurun. Hal ini ia sampaikan berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jayapura, pada Maret angka harian warga yang terpapar Covid-19 antara 8-15 orang.

Baca Juga : Pemkot Jayapura Berharap Anggaran Covid-19 Segera Terealisasi

“Jangan naik lagi bulan Ramadan ini. Kenapa Januari banyak warga yang terpapar Covid-19, karena ada perayaan Natal dan Tahun Baru. Aktivitas masyarakat bebas. Jangan sampai nanti setelah Idul Fitri membengkak lagi angka Covid-19. Ini jangan sampai terjadi,” ujar Rustan.

Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Frans Pekei, mengatakan Pemkot Jayapura bersama Satgas Covid-19 tetap siaga dan terus melakukan sosialisasi serta edukasi kepada warga di kota yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Papua Nugini ini, agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Walaupun sudah divaksin, harus tetap waspada agar tidak terpapar Covid-19. Ini demi kebaikan kita semua agar terhindari dari Covid-19,” ujar Pekei.