Pencopotan Baliho Bergambar Habib Rizieq
Beritapapua.id - Pencopotan Baliho Bergambar Habib Rizieq - Terkini

Pencopotan Baliho Bergambar Habib Rizieq – Front Pembela Islam (FPI) angkat suara mengenai video yang viral soal sekelompok pria pakai baju loreng diduga Tentara Nasional Indonesia (TNI) mencopot baliho bergambar Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di Bekasi, Jawa Barat.

Dalam video tersebut, terlihat sebuah baliho berwajah Rizieq yang diturunkan oleh lima orang berseragam loreng. Dua orang memanjat tiang untuk menurunkan baliho sedang tiga lain menarik baliho tersebut dari bawah.

Wakil Sekretaris Umum FPI, Aziz Yanuar menduga pencopotan baliho  tersebut merupakan bagian dari operasi intelijen untuk mendiskreditkan TNI. Aziz mengaku pihaknya juga tak ingin serampangan menuding pencopotan baliho Rizieq dilakukan oleh prajurit TNI.

“Kita positif thinking tidak mau bernarasi panjang-panjang, akan tetapi ini bagian dari dugaan kami gitu kan, itu bagian dari operasi intelijen untuk membuat seolah-olah umat Islam yang pro dengan Habib Rizieq supaya benci dengan TNI,” kata Aziz, Kamis (19/11).

Aziz mengatakan pihaknya saat ini masih meyakini pencopotan tersebut bukan dilakukan anggota TNI. Ia menduga ada pihak-pihak yang mengatasnamakan TNI dalam melakukan aksi tersebut.

Bantahan serupa juga disampaikan FPI lewat akun twitter @DPPFPI_ID pada Kamis (19/11).

“Masa iya TNI kerjanya malem-malem, diem-diem dan buru-buru gitu takut ketauan orang. Ini mau pancing kita buat musuhin TNI,” kata FPI, dalam akun @DPPFPI_ID.

“Ingat ya, musuh FPI itu ketidak-adilan. Bukan Negara, bukan Polri, bukan TNI atau instansi-instansi lain dalam pemerintahan. Be Smart Netizen,” tambahnya.

Karena itu, FPI pun meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan pencopotan baliho Habib Rizieq

Baca Juga: Mendagri Terbitkan Instruksi Penegakan Protokol Kesehatan

Tanggapan Dari TNI

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Achmad Riad angkat bicara perihal video viral tersebut. Achmad Riad hanya meminta masyarakat untuk lebih mencermati video tersebut.

“Dilihat lagi gambarnya, dilihat lagi gambarnya, ya kan. Di gambarnya kan ada yang bajunya nggak baju TNI,” kata Achmad Riad di Markas Wing I Paskhas, Halim, Jakarta Timur, Kamis (19/11).

Selanjutnya, Achmad Riad pun menjelaskan penurunan baliho ini tidak dilakukan TNI saja. Polisi dan Satpol PP, lanjutnya, juga ikut dalam operasi gabungan ini.

“Yang jelas itu dilaksanakan secara bersama. Ada Satpol PP-nya, ada polisinya, ya, TNI-nya di bawah membantu,” ucapnya.