Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru 2020
beritapapua.id - Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru 2020 - Pikiran Rakyat

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 telah dibuka. Di tengah pandemi Covid-19, seluruh proses PPDB dilaksanakan secara daring dimulai dari pengajuan akun, pendaftaran/pemilihan sekolah, sampai ke proses lapor diri untuk peserta didik yang lolos seleksi.

Dinas Pendidikan dan sekolah juga menyiapkan mekanisme PPDB sesuai protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19, termasuk mencegah berkumpulnya siswa dan orangtua secara fisik di sekolah. Dalam Ketentuan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud) Nomor 44 Tahun 2019 telah menetapkan empat jalur pendaftaran dalam penyelenggaraan program PPDB tahun 2020. 4 jalur tersebut yaitu zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orangtua/wali, dan prestasi.

Baca Juga: Pembangunan PLBN Skouw Papua Capai 91,99 Persen

4 Jalur Pendaftaran dalam Penyelenggaraan Program Penerimaan Peserta Didik Baru

Pertama melaui jalur zonasi disediakan bagi peserta didik yang telah tinggal dalam satu zona selama minimal satu tahun, yang dibuktikan dengan kartu keluarga atau surat keterangan dari ketua RT/RW. Pendaftaran untuk jalur zonasi tidak melalui proses seleksi menggunakan tes/UN/ujian sekolah dan bentuk seleksi yang digunakan di jalur prestasi.

Kedua ada jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta didik yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu. Untuk mengikuti program ini harus dibuktikan dengan keikutsertaan program penanganan keluarga tidak mampu dari pemerintah.

Ketiga adalah lewat jalur perpindahan tugas orangtua atau wali yang merupakan jalur yang disediakan bagi peserta didik ketika lokasi pekerjaan orangtua atau wali dipindahtugaskan. Hal ini dibuktikan adanya dengan surat penugasan dari instansi, lembaga, kantor, atau perusahaan yang mempekerjakan.

Terakhir adalah lewat jalur prestasi disediakan bagi peserta didik yang memiliki prestasi akademik dan non-akademik. Dengan persyaratan prestasi yang diterbitkan minimal enam bulan dan paling lambat tiga tahun sejak tanggal pendaftaran PPDB.

Dalam melaksanakan proses pendaftarannya PPDB 2020 ini juga telah ditetapkan kuota yang mencakup keempat jalur tersebut yaitu, 50 persen kuota di Jalur Zonasi yang dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat yang berada di zonasi tersebut.

Untuk kuota Jalur Prestasi sebanyak 30 persen sedangkan untuk kuota jalur afirmasi paling sedikit 15 persen. Sementara porsi 5 persen sisanya untuk Jalur Perpindahan Orang Tua atau Wali. Namun, terdapat pengecualian jalur penerimaan siswa baru pada beberapa sekolah, yang tidak perlu menetapkan aturan zonasi. Seperti sekolah menengah kejuruan negeri, sekolah swasta, sekolah Indonesia luar negeri (SILN), sekolah di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), sekolah yang menyelenggarakan pendidikan layanan khusus, sekolah berasrama, sekolah pendidikan khusus, sekolah di daerah yang kekurangan peserta didik, dan sekolah kerja sama. Peraturan Menteri juga menetapkan bahwa pelaksanaan PPDB pada sekolah yang menerima bantuan operasional sekolah (BOS) tidak boleh memungut biaya.