Pengeroyokan Anggota TNI Oleh Anggota Moge
Beritapapua.id - Pengeroyokan Anggota TNI Oleh Anggota Moge - Okezone

Pengeroyokan Anggota TNI Oleh Anggota Moge – Anggota klub motor gede (moge), Harley Owners Group Siliwangi Bandung Chapter (HOG SBC) membuat onar di Bukittinggi, Sumatera Barat. Dua anggota dari klub tersebut melakukan pengeroyokan terhadap 2 prajurit TNI, pada Jumat (30/10).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 ketika kedua anggota TNI sedang melintas di Jalan Hamka Guguk Panjang, Bukittingi. Saat mereka menepikan kendaraan mereka, konvoi moge kemudian melintas melewati mereka. Kemudian mereka pun kembali melanjutkan perjalanan.

Namun ternyata ada anggota konvoi moge yang tertinggal. Kelompok yang tertinggal ini berkendara secara sembrono, dengan menggeber-geber knalpot mereka dalam kondisi mengebut, sehingga membuat kendaraan anggota TNI terpaksa keluar ke bahu jalan.

Kedua anggota TNI ini pun mengejar kelompok tersebut. Ketika dalam kondisi macet, anggota TNI berhasil mencegat kelompok tersebut. Sempat terjadi cekcok, dan berakhir dengan pengeroyokan kedua anggota TNI. Warga sekitar sempat berusaha melerai kejadian tersebut, namun anggota moge masih tetap mengeroyok kedua anggota TNI yang sudah terbaring untuk melindungi diri mereka.

Polisi sendiri telah menetapakan dua tersangka dalam aksi pengecut ini. Keduanya adalah HS (48) dan JAD (26). Keduanya berdomisi di Bandung.

“Inisial HS alias A melakukan pemukulan terhadap korban Mistari (Serda) sebanyak 3 kali berdasarkan keterangan dari saksi Angga (rombongan HOG) dan dikuatkan dengan video yang kita dapat dari CCTV toko di TKP,” ujar Kapolres Bukit Tinggi, AKBP Dody Prawinegara, Minggu (1/11).

Saat ini, kedua tersangka di tahan di rutan Polres Bukittingi.

Baca Juga: Pendeta Ortodoks Ditembak di Lyon

HOG SBC Meminta Maaf

Public Relation HOG SBC, Epriyanto meminta maaf atas kejadian ini, dan menyatakan akan menghormati proses hukum yang berlaku.

“Kami dari HOG SBC, menghormati proses hukum yang berlaku, dan juga seperti rekan-rekan ketahui, bahwa dari HOG SBC sudah ada 2 anggota kami yang ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini menjalani penahanan di Polres Bukittinggi,” kata Epriyanto.

“Kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas terjadinya kegaduhan atas kejadian tersebut. Kedua, kami atas nama HOG SBC, memohon maaf kepada seluruh korban pemukulan yang dilakukan oleh anggota HOG SBC. Ketiga, kami memohon maaf kepada pihak seluruh anggota TNI, khususnya kodim setempat. Dan memohon maaf kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat khususnya Kabupaten Bukittinggi,” tambahnya.