Penina Nanlohy, Pelatih Tinju Perempuan dari Papua
Beritapapua.id - Penina Nanlohy, Pelatih Tinju Perempuan dari Papua - Indosport

Penina Nanlohy, Pelatih Tinju Perempuan dari Papua – “Di dunia tinju ini saya tidak hanya mendidik atlet untuk berprestasi di dunia tinju saja, tetapi juga bisa berprestasi di luar ring. Agar mereka bisa menggunakan talenta yang mereka punya untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, melayani Tuhan dan juga punya pekerjaan tetap, karena itu bisa jadi bekal untuk generasi berikutnya.” ujar Penina Nanholy mengutip dari indosport.

Khalayak menyebutnya sebagai kartini tangguh dari Tanah Papua. Kiprahnya menggodok perempuan Papua membuatnya terkenal sebagai sosok pejuang kesetaraan perempuan. Ia adalah Penina Nanlohy. Seorang pelatih tinju perempuan asal Papua.

Perempuan yang akrab dengan sappan Mama Nopen ini telah mencetak sejumlah petinju emas. Pengalaman beliau dalam melatih tinju membawanya dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX mendatang.

“Menurut saya bagaimana perempuan sekarang harus bisa menyikapi dunia yang sudah serba canggih. Dan menurut saya pun tidak ada beda kaum wanita dan laki-laki zaman sekarang, contoh seperti saya ini,” ujar Mama Nopen mengutip dari indosport, Minggu (21/04/19).

Baca Juga: 35 Paslon Mengikuti Pilkada Di 11 Kabupaten Provinsi Papua 

Mama Nopen dan Olahraga Indonesia

“Saya berusaha untuk menunjukkan bahwa perempuan itu juga bisa segala sektor dan bukan satu bidang saja. Walaupun itu suatu pekerjaan yang sulit,” papar Mama Nopen.

Dalam artikel indosport, beliau menceritakan perhatiannya kepada perempuan dan dunia olahraga Indonesia. Baginya, olahraga merupakan satu cara untuk menunjukkan kemampuan perempuan.

Tak hanya tinju yang ia ampu. Mama Nopen juga pernah melatih sepak bola, menjadi wasit sepak bola, wasit basket, pelatih angkat besi. Bahkan, ia penrah membentuk sanggar musik di Distrik Okaba, Kabupaten Merauke, tanah kelahirannya.

Mama Nopen mengaku peduli dengan dunia olahraga, khususnya bagi perempuan Indonesia. Oleh karenanya, Mama Nopen hendak menggerakkan semangat perempuan dalam berolahraga. Khususnya perempuan Papua.

Bagi Mama Nopen, ketenaran bukanlah tujuannya. Tekadnya adalah membangkitkan semangat perempuan dan membuktikan bahwa perempuan juga mampu. Perempuan bukanlah makhluk lemah sebagaimana anggapan sebagian orang.

Kabarnya, Mama Nopen sempat hendak mengampu tim tinju Indonesia untuk ajang SEA Games 2019 Filipina. Ke depannya, ia juga diharapkan dapat turut melatih di ajang PON XX.