Penting Ketahui Fungsi Vitamin A dan Asal-usulnya
Penting Ketahui Fungsi Vitamin A dan Asal-usulnya. Sumber: Google

Penting Ketahui Fungsi Vitamin A dan Asal-usulnya – Kita kerap mendengar tentang anjuran mengonsumsi vitamin. Namun, kadang kita tidak tahu vitamin jenis apa yang perlu kita konsumsi. Apakah itu vitamin A? Atau C? Atau yang lainnya?

Untuk itu, kita perlu mempelajari fungsi dari masing-masing vitamin tersebut untuk kebaikan tubuh kita sendiri. Dengan demikian, artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang fungsi vitamin A.

Fungsi Vitamin A

Menurut berbagai sumber, vitamin A berfungsi untuk memacu kinerja sejumlah organ tubuh. Antara lain membantu perkembangan mata, kulit, organ reproduksi. Selain itu, vitamin A bermanfaat untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.

Baca juga: Kesepian Dalam Psikologi dan Pandangan Islam

Sejumlah penelitian membuktikan hal ini. Menurut National Eyes Institute, misalnya. Rutin mengonsumsi vitamin A mampu mengurangi risiko terkena penyakit mata. Bahkan, dalam penelitian Live Science menyebut vitamin A juga berperan membantu pembentukan dan pemeliharaan gigi, tulang.

Selanjutnya, vitamin A terbukti mampu meningkatkan pembentukan sel darah putih dan jaringan tubuh. Ini yang menyebabkan vitamin A baik untuk kekebalan tubuh seseorang. Lantas, dari mana asal-usul vitamin A?

Mengutip dari halodoc, vitamin A berasal dari 2 sumber. Pertama, vitamin A berasal dari hewan. Biasanya telur atau susu hewan mengandung zat ini.

Kedua, vitamin A berasal dari sayuran dan tumbuhan. Kandungan beta-karoten pada sayuran yang kemudian akan berubah menjadi vitamin A. Zat seperti lycopene, lutein, dan zeaxanthin termasuk dalam karotenoid.

Apa Saja Makanan yang Mengandung Vitamin A?

Baca juga: Ipda Listra, Perwira Polwan Pertama dari Intan Jaya Papua

Tak melulu soal suplemen, ada sejumlah makanan yang mengandung vitamin A alami. Misalnya, wortel, minyak ikan, susu, atau keju. Selain makanan itu, vitamin A juga terkandung sayur seperti kacang merah, ubi kuning, sayur bayam, kacang panjang, dan kangkung.

Kemudian, vitamin A juga terkandung dalam beberapa buah-buahan. Antara lain apel, mangga, sukun, pisang, dan pepaya.

Meskipun baik untuk tubuh, kita perlu mengetahui kebutuhan vitamin A kita. Jika terlalu banyak mengonsumsi vitamin A, maka akan terjadi hal buruk pada tubuh. Misalnya, bagi ibu hamil, vitamin A terlalu banyak akan menyebabkan bayi lahir dalam keadaan cacat.

Mengutip dari halodoc, batasan konsumsi vitamin A orang-orang yang berusia diatas 14 tahun antara 700-900 mikrogram. Selanjutnya untuk ibu hamil adalah 1.200 hingga 1.300 mikrogram. Sedangkan untuk bayi dan anak-anak berusia 14 tahun ke bawah kebutuhan vitamin A lebih rendah dari 700 mikrogram.