Penularan Covid-19 Klaster RS dan Rumah Makan Ditemukan di Bogor
beritapapua.id - Penularan Covid-19 Klaster RS dan Rumah Makan Ditemukan di Bogor - Kompas

Penularan Covid-19 Klaster RS dan Rumah Makan Ditemukan di Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menemukan klaster-klaster baru penularan Covid-19. Yang membuat Kota Bogor masih berada dalam level kewaspadaan zona oranye. Dimana Kota Baor bisa dikatakan masih temasuk dalam kategori daerah berisiko sedang. Salah satunya klaster penyebarannya adalah di rumah sakit maupun di rumah tangga.

Hal inilah yang membuat Pemkot Bogor mengambil keputusan untuk melakukan Perpanjangan pelaksanaan PSBB Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru. Yang mana diatur dalam Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 900.45-552 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Ke-enam PSBB Proporsional dalam Penanganan COVID-19 di Kota Bogor. Sebagai langkah pengawasan penerapan protokol kesehatan secara ketat, Pemkot Bogor mengeluarkan aturan terkait Pengenaan Sanksi Administratif. Terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan dalam Pelaksanaan PSBB dan AKB dalam Penanggulangan COVID-19 di Provinsi Jawa Barat.

Lebih lanjut, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan penyebaran kasus Covid-19 di Kota Bogor berasal dari transmisi antardaerah. Baik itu dari warga Kota Bogor yang beraktivitas di luar kota. Maupun warga dari daerah zona merah yang beraktivitas di Kota Bogor.

Baca Juga: Menuai Kontroversi, Jerinx SID Dilaporkan IDI Terkait Komentarnya

Rumah Azra Kota Bogor Menjadi Klaster Penyebaran Covid-19

10 orang ditemukan terkonfirmasi positif di Rumah Azra Kota Bogor. Mereka terdiri dari enam orang warga Kota Bogor serta empat orang warga Kabupaten Bogor. Adapun meraka terdiri dari pegawai di rumah sakit, seperti satpam, penerima tamu dan petugas parker. Sehingga untuk saat ini dilakukan evaluasi Rumah Sakit Azra Kota Bogor, karena statusnya sebagai rumah sakit rujukan pasien Covid-19. Mengingat ada penambahan kasus baru di lokasi itu, maka Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat melakukan pengecekan untuk kelayakannya menjadi rumah sakit rujukan.

Adanya penemuan kasus positif baru ini, menunjukkan kasus positif dari klaster pelayanan kesehatan bertambah lagi. Rumah Sakit Azra adalah salah satu dari delapan rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat.

Selain itu, sebuah rumah makan di Kota Bogor yakni Pondok Bahrein juga menjadi klaster baru penyebaran covid-19. Setelah diketahui bahwa pemilik rumah makan tersebut meninggal dunia setelah positif terinfeksi covid-19. Selain itu, delapan orang juga ditemukan positif corona di rumah makan tersebut. Oleh sebab itu, untuk mencegah penularan Rumah Makan Pondok Bahrein ditutup oleh Gugus Tugas selama 14 hari.