Penyanyi Senior Elvy Sukaesih Positif Covid-19
Beritapapua.id - Penyanyi Senior Elvy Sukaesih Positif Covid-19 - Hops

Penyanyi Senior Elvy Sukaesih Positif Covid-19 – Elvy Sukaesih, ratu dangdut Indonesia dikabarkan positif covid-19 usai liburannya di Puncak, Jawa Barat. Kabar tersebut terkonfirmasi dari anak Elvy sendiri (Fitri Sukaesih) lewat akun instagramnya. Fitria menceritakan bahwa mulanya Elvy tidak enak badan sampai kehilangan indra penciuman. Ia menduga ibunya hanya terkena tifus, namun setelah pemeriksaan lebih lanjut dokter menyatakan bahwa Elvy positif covid-19.

Setelah sempat mendapat perawatan selama 19 hari di Rumah Sakit Pondok Indah, Bintaro. Kabar terkini penyanyi berumur 69 tahun ini akhirnya sembuh dari virus Corona tersebut. Namun masih harus melakukan 14 hari karantina mandiri hingga saat ini. Selanjutnya Fitria pun memohon maaf pada publik karena telat menyampaikan kabar kesehatan sang ibunda.

Virus covid-19 memang bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia. Tetapi seiring bertambahnya usia, sistem kekebalan tubuh cenderung melemah, sehingga risiko untuk lansia (Lanjut Usia) lebih rentan terserang penyakit ini. Tingkat kematiannya pun sampai 1 persen. Bahkan di China,  tingkat kematian akibat penyakit COVID-19 mencapai 8% pada orang yang berusia 70 tahun ke atas dan 14,8% pada orang dengan usia di atas 80 tahun.

Baca Juga: Menteri Agama Positif Terinfeksi Covid-19

Cara Mencegah Penularan Covid-19 pada Lansia

Mencegah menularnya virus bagi lansia bisa dimulai dari mengurangi aktifitas di luar rumah. Namun apabila ada keperluan mendesak wajib memakai masker, hindari transportasi publik, dan tempat ramai. Jaga jarak aman dengan lingkungan luar, para lansia agar bisa mengatur jarak 1 meter dengan anggota keluarga. Usahakan untuk rajin mencuci tangan selama 20 detik dengan sabun dan air mengalir, atau bisa juga dengan menggunakan hand sanitizer.

Selain itu bagi lansia yang memiliki penyakit kronis seperti jantung, diabetes atau asma lebih mudah terjangkit karena virus. Oleh karenanya harus selalu mematuhi protokol kesehatan, konsumsi makanan bergizi dan minum obat secara rutin apabila memiliki penyakit bawaan. Tunda mengunjungi dokter untuk kontrol kesehatan, kecuali jika kondisi memburuk. Bila perlu, lakukan telekonsultasi dengan dokter untuk memantau kondisi kesehatan.

Menurut WHO (World Health Organization) kematian paling banyak terjadi pada penderita COVID-19 yang berusia 80 tahun ke atas, dengan persentase mencapai 21,9%. Karena dengan bertambahnya usia, tubuh akan mengalami berbagai penurunan akibat proses penuaan. Sistem imun sebagai pelindung tubuh pun tidak bekerja sekuat ketika masih muda. Inilah alasan mengapa lansia mudah terserang berbagai penyakit, termasuk COVID-19.