Penyebaran Covid-19 Papua Semakin Parah
Beritapapua.id - Penyebaran Covid-19 Papua Semakin Parah - Beritasatu

Penyebaran Covid-19 Papua Semakin Parah – Penyebaran virus covid-19 semakin parah. Satgas Covid-19 Papua mencatat bahwa penyebaran covid-19 selama tiga hari ini selalu mencapai 259 kasus.

Juru bicara Satgas Covid-19 Papua, Silwanus Sumule mengatakan bahwa penambahan yang terbanyak terjadi pada Sabtu (13/9) dengan tambahan 113 kasus baru. Total kumulatif kasus covid-19 Papua untuk saat ini adalah 4.461 kasus dengan pasien yang dirawat sebanyak 980 pasien dan pasien sembuh sebanyak 3.442 orang.

Satgas COVID-19 Papua juga mencatat angka kematian pasien corona meningkat.

“Sabtu kemarin saja tercatat kematian seorang pasien dari Kota Jayapura. Sementara pada Jumat, terjadi tiga kasus kematian pasien corona di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Nabire. Saat ini jumlah kumulatif pasien corona meninggal sebanyak 59 orang,” katanya.

Sumule juga mengingatkan masyarakat Papua agar tetap waspada dan senantiasa mematuhi protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, tetap memakai masker dalam beraktivitas serta rajin mencuci tangan.

“Penyebaran corona Papua masih tinggi dan masih berbahaya. Masyarakat jangan kendor menerapkan protokol kesehatan. Hindari kerumunan massa dan biasakan pola hidup sehat, termasuk disiplin dalam menjalankan aktivitas setiap hari,” ujarnya.

 Baca Juga: Penusukan Terhadap Syeikh Ali Jaber

Bakal Calon Kepala Daerah Positif Covid-19

Jumlah bakal calon kepala daerah Papua yang terkonfirmasi positif covid-19 bertambah. Hingga Sabtu (12/9) tercatat sembilan orang bakal calon kepala daerah yang positif covid-19.

“Hingga malam ini jumlah bakal calon peserta Pilkada sebelas kabupaten yang terpapar virus corona menjadi sembilan orang. Tambahan satu kasus ini kami terima tadi malam,” kata Komisioner KPU Provinsi Papua, Melkianus Kambu.

Kambu mengatakan bahwa sembilan bakal calon kepala daerah ini terdiri dari lima orang bakal calon bupati dan empat orang bakal calon wakil bupati. Dengan daerah pemilihan yakni pada Kabupaten Supiori, Kabupaten Keerom, Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Asmat.

Kambu meminta KPU kabupaten untuk segera mengambil langkah menunda pemeriksaan kesehatan, tes bebas narkotika serta psikotest.

“Kepada empat KPU Kabupaten ini, harus segera melakukan penundaan pemeriksaan kesehatan terhadap bakal calon bupati maupun wakil bupati selama sepuluh hari kedepan sejak menerima hasil swab. Mereka wajib melakukan karantina selama sepuluh hari kedepan hingga dinyatakan negatif COVID-19. Setelah itu KPU kabupaten akan memfasilitasi untuk melanjutkan tahapan pemeriksaan kesehatan,” jelasnya.