Peredaran Narkoba Terbaru, Sabu Cair Dikemas dalam Bola Mainan Anak
beritapapua.id - Peredaran Narkoba Terbaru, Sabu Cair Dikemas dalam Bola Mainan Anak

Peredaran Narkoba Terbaru, Sabu Cair Dikemas dalam Bola Mainan Anak – Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu cair dari Malaysia ke kawasan Cianjur, Jawa Barat. Penyelundupan ini dilakukan oleh tiga orang tersangka berinisial I, E dan R yang mengemas narkoba tersebut ke dalam sebuah bola mainan anak-anak.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa modus penyelundupan narkoba ini termasuk yang baru.

“Ini modus baru di Indonesia untuk mencoba mengelabui petugas di lapangan. Kalau kemarin dengan packing teh, ini narkoba jenis sabu cair dengan kemasan mainan,” ujarnya saat ditemui di Polda Metro Jaya, Senin (3/2/2020).

Pengungkapan ini dilakukan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai DKI Jakarta. Yusri menyebutkan kasus itu bermula pada pertengahan Januari 2020. Pada saat Bea Cukai DKI Jakarta memberikan informasi tentang adanya narkotika yang akan masuk melalui paket pos.

Baca Juga: Area RTH dibuat Pusat Kuliner

Kronologi Diungkapnya Peredaran Narkoba Terbaru

“Berawal hari Rabu tanggal 29 Januari kita dapat informasi dari teman-teman Bea Cukai bahwa akan ada pengiriman paket control delivery dari Malaysia ke satu kantor pos di Cianjur,” ucap Yusri.

Polisi kemudian bekerja sama dengan Bea Cukai Jawa Barat dan menemukan paket tersebut masuk ke salah satu kantor pos di kawasan Cianjur. Kemudian paket tersebut diambil oleh seseorang berinisial D.

Setelah tertangkap, D mengungkapkan bahwa dirinya hanya disuruh untuk mengambil barang tersebut oleh dua orang tersangka lainnya yang ingin menyewa ruko miliknya. Selain itu, dia juga mengaku tidak mengetahui soal barang yang akan diambilnya itu.

Dari keterangan tersangka D akhirnya polisi menemukan tersangka lainnya yaitu I, E , dan R. Setelah diselidiki tersangka E dan I merupakan pasangan suami isteri yang memesan narkoba tersebut.

“Kemudian kita tangkap tersangka R, yang ketiga saudara E dan I ini suami istri dan pemesan barang,” jelas Yusri.

Polisi kemudian membuka barang kiriman dari Malaysia itu dan menemukan lima bola mainan anak-anak.

Paket narkoba yang kami sita berbentuk seperti mainan anak. Ada 5 paket bentuk mainan anak isinya sabu cair. Dari 5 bola totalnya 1.962 gram atau hampir 2 kilo, ini masih berat kotornya aja,” kata Yusri.

“Cara gunakannya ini ada lubangnya, saat dikeluarkan cairan itu mengeras, itulah sabu-sabunya,” sambungnya.

Atas perbuatannya tersebut, para tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 111 ayat 2 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Mereka diancam dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun.