Perkembangan Program Sejuta Rumah Kementerian PUPR
beritapapua.id - Ilustrasi program sejuta rumah. (Dok. Kementerian PUPR)

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjalankan perintah pemerintah untuk membangun rumah layak huni bagi seluruh masyarakat Indonesia melalui Program Sejuta Rumah (PSR). Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto menyebutkan, menjelang hari raya Idulfitri tahun ini, Kementerian PUPR mencatat progres capaian PSR yang menjadi salah satu program strategis nasional ini telah mencapai 159.372 unit di seluruh Indonesia.

“Kami akan tetap melaksanakan Program Sejuta Rumah [PSR] untuk mewujudkan rumah layak huni untuk semua masyarakat Indonesia. Dari data yang kami miliki di Direktorat Jenderal Perumahan tercatat capaian progress PSR per 31 Maret 2022 lalu sebanyak 159.372 unit rumah,” kata Iwan dalam keterangan resmi, Kamis (28/04/2022).

Iwan juga menerangkan bahwa pihaknya optimis progress capaian PSR ini akan terus meningkat seiring dengan situasi dan kondisi masyarakat pasca pandemi Covid-19. Selain itu, adanya berbagai kebijakan yang [diambil] oleh pemerintah untuk mendorong pergerakan di sektor property [diharapkan] mampu menumbuhkan daya beli masyarakat.

Program Strategis Nasional yang Dicanangkan oleh Presiden Jokowi

PSR ini merupakan salah satu program strategis nasional yang [dicanangkan] oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Jawa Tengah sejak tahun 2015 lalu. Program ini juga merupakan gerakan percepatan dan kolaborasi antara pemerintah dengan para pelaku pembangunan perumahan seperti kementerian atau lembaga, pemerintah daerah, pengembang, perbankan, serta masyarakat dalam menyediaan hunian yang layak.

“Target pembangunan PSR adalah minimal terbangun satu juta unit rumah per tahun. Sejak [dicanangkan] pada tahun 2015 hingga 2021 lalu jumlah capaian PSR mencapai angka 6.871.094 unit,” ujarnya.

Baca Juga: Menteri PUPR Katakan Indonesia Butuh 61 Bendungan

Dari data yang ada di Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, capaian Program Sejuta Rumah per tanggal 31 Maret 2022 sebanyak 159.372 unit. Angka tersebut berasal dari rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 117.532 unit atau 74 persen dan rumah untuk non MBR 41.840 unit atau 26 persen.

Melansir dari ekonomi.bisnis.com, pembangunan rumah untuk MBR [dilaksanakan] oleh Kementerian PUPR sebanyak 2.169 unit, Kementerian lain 24 unit, Pemerintah Daerah 297 unit, Pengembang 58.184 unit, CSR Perumahan 10 unit dan masyarakat 56.848 unit. Sedangkan pembangunan rumah untuk non MBR [dilaksanakan] oleh pengembang sebanyak 23.482 unit dan masyarakat 18.358 unit.

“Kami berharap dengan PSR ini masyarakat juga bisa menikmati hari raya Idul Fitri di rumah yang layak huni. Kami juga akan terus berupaya meningkatkan pembangunan perumahan agar masyarakat menjadi lebih sejahtera dan memiliki hunian yang layak,” pungkasnya.