Persiapan Mendagri Menuju PON XX 2020 di Papua
beritapapua.id - Persiapan Mendagri Menuju PON XX 2020 di Papua - papua.go.id

Menyambut Pekan Olahraga Nasional Atau disingkat PON 2020 yang akan diselenggarakan di Papua, menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D., menghadiri rapat gabungan bersama Komisi I, II, III dan X DPR RI, Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BIN. Rapat tersebut terkait Persiapan pelaksanaan PON XX 2020 di Papua. Rapat diselenggarakan di Gedung Nusantara DPR RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (04/02/2020).

Pada tanggal 29 November sampai dengan 1 Desember 2019, Menteri Dalam Negeri telah melakukan kunjungan ke sejumlah Kabupaten di Provinsi Papua untuk memantau persiapan penyelenggaraan PON XX 2020. Dalam rapat gabungan tersebut, Mendagri menyampaikan kesiapan Papua berdasarkan hasil kunjungannya tersebut.

Baca Juga: Sepintas Soal Tari Tenggeng

Kesiapan Pihak Penyelenggara Dalam Pelaksanaan PON XX 2020

Sesuai dengan Surat Keputusan KONI Pusat Nomor 116 Tahun 2018 Tentang Panitia Inti PB PON XX 2020 Papua, pengamanan pelaksanaan PON XX di koordinir oleh Panglima Kodam XVII Cendrawasih. Rencana Gelar Kekuatan pengamanan terdiri dari TNI sebanyak 4.250 personil, Polri sebanyak 3.500 personil, Satpol PP sebanyak 600 personil, Basarnas yakni 60 personil, sehingga total berjumlah 8.410 personil.

Di samping hampir bersamaan dengan pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 yang dilaksanakan di 11 Kabupaten dari 29 kabupaten/kota di Provinsi Papua, Mendagri juga memberikan penekanan penting terhadap aktifitas Kelompok-kelompok tertentu yang dinilainya sebagai salah satu titik kerawanan pelaksanaan PON XX 2020.

Oleh sebab itu, Kemendagri secara khusus memberikan dukungan dalam rangka Penanganan dampak aktivitas Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) di Papua. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Pertama, melakukan bimbingan dan pengawasan terhadap Pemerintah Daerah Papua terutama untuk menjamin penyelenggaraan pemerintahan berjalan normal.
  2. Kedua, dukungan atas proses pengelolaan keuangan (pencairan DTT Kabupaten Jayawijaya atas dampak dari peristiwa Wamena).
  3. Ketiga, melakukan koordinasi lintas K/L yang akan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak yang dilaksanakan beberapa kali di antaranya pada tanggal 5 November 2019 di Hotel Grand Sartika Wamena bersama dengan tim K/L dengan Bupati dan OPD Jayawijaya, Pemda Nduga, Pemda Lani Jaya.