Persiapan PON Papua di Tengah Ancaman Virus Korona
beritapapua.id - Persiapan PON Papua di Tengah Ancaman Virus Korona - Medcom.id

Persiapan PON Papua di Tengah Ancaman Virus Korona – Penyebaran virus korona atau Covid-19 di Indonesia terus meluas, termasuk di Provinsi Papua. Kini, pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di Papua telah cukup banyak yang menjadi PDP dan ODP.

Walau merebaknya Covid-19 meluas, namun persiapan jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua yang menyisakan 202 hari tetap dilakukan, baik itu persiapan atlet maupun pembangunan venue. Ketua Harian Panitia Besar PON 2020 Papua, Yunus Wonda mengatakan, penyebaran virus korona yang semakin meluas, tak mempengaruhi persiapan pelaksanaan PON yang akan diselenggarakan di Papua.

Gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua diusulkan ditunda. Usulan itu disampaikan oleh Anggota Komisi X DPR Fraksi PPP, Illiza Sa’aduddin Djamal. Illiza menilai PON 2020 bisa tidak berjalan maksimal karena persiapan atlet sekarang terhenti. Ia juga menganggap penundaan harus dilakukan mengingat pandemi COVID-19 yang sudah menyebar ke beberapa wilayah di Indonesia.

“PON adalah puncak prestasi atlet di tingkat nasional. Untuk mencapai puncak prestasi diperlukan persiapan yang detail dan program yang matang,” katanya dalam keterangan yang diterima oleh Bolasport.com. “Saat ini persiapan atlet diseluruh daerah juga terhenti, maka apabila PON 2020 kita laksanakan, sasaran tidak akan tercapai dengan baik.”

Baca Juga: PSBB Kota Sorong Ditolak Menteri Kesehatan?

Pemerintah Himbau Tidak Mengadakan Acara yang Menghadirkan Banyak Orang

Dalam keadaan seperti ini Illiza ingin imbauan pemerintah untuk tidak mengadakan acara yang menghadirkan banyak orang untuk terus dilaksanakan. Berkaitan dengan Payung Hukum Virus Corona Salah satu acara yang bisa menghadirkan banyak orang itu adalah PON yang 2020 kendati rencananya baru akan digelar di Papua pada bulan Oktober-November mendatang.

Tak lupa dia juga merujuk pada gelaran event internasional lainnya yang lebih dulu ditunda seperti Olimpiade 2020, Euro 2020, bulu tangkis, tenis, balapan MotoGP, dan lain-lainnya. “Semua event besar olahraga dunia juga telah dipastikan ditunda,” terangnya. Dengan adanya penundaan, fokus pemerintah, atlet, dan asosiasi olahraga bisa fokus dalam melawan pandemi COVID-19. “Penundaan ini juga perlu dilakukan agar anggaran yang sebelumnya akan dipergunakan untuk PON 2020 juga bisa dialihkan pada upaya melawan pandemi COVID-19,” tutup Illiza.