Personil Terluka, Satgas Nemangkawi Evakuasi Karyawan PT. Indo Papua
beritapapua.id - Situasi dan kondisi lapangan penyisiran Satgas Nemangkawi. (foto : istimewa)

Satgas Nemangkawi melakukan penyisiran dan mengevakuasi karyawan PT. Indo Papua yang menyelamatkan diri di rumah-rumah warga dan di Camp Kali Yegi Jalan Trans Papua.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Munsthofa Kamal dalam keterangan persnya mengatakan para karyawan yang menyelamatkan diri berada di rumah warga di sekitar 500 meter dari Camp Induk PT. Indo Papua.

“Para karyawan menyelamatkan diri di pinggir Kali Brazza, di rumah warga, sekitar 500 meter dari Camp Induk PT. Indo Papua. Mereka diamankan keatas kendaraan dan di bawa Menuju Mapolres Yahukimo,” ujarnya pada, Selasa (24/8/2021).

Ia juga mengatakan bahwa penyisiran ini sudah mulai pada pukul 8.00 WIT, Senin (23/8/2021) kemarin. Saat penyisiran berlangsung, sempat terjadi kontak tembak antara KKB di Yahukomo dengan Personel Nemangkawi.

Baca Juga : Pemkot Jayapura Rencanakan Vaksinasi Untuk Ibu Hamil

Saat kontak tembak itu berlangsung, KKB juga berhasil menembak tiga kali ke arah para personel Satgas Nemangkawi. Dan menurut laporan yang ada, tembakan yang mengarah ke anggota Satgas Nemangkawi tersebut hanya membuat luka goresan pada tiga anggota.

Dan satu anggota lainnya yang terkena tembakan di helm juga tidak mengalami luka yang serius.

Masing-masing personel yang menerima goresan akibat tembakan KKB adalah AKP I Putu Edi Wirawan terkena rekoset di leher, Iptu Arif Rahman, terkena tembakan di helm, Bripka Irwan terkena rekoset di kaki kanan dan Bharatu Nimrot, terkena rekoset di tangan kanan.
“Anggota yang mengalami luka tembak telah mendapatkan perawatan medis,” jelas Kamal lagi.

Tembakan Pertama Kali Terjadi di Kali Brazza

Ia juga menjelaskan gangguan tembakan oleh KKB pertama kali terjadi di Kali Brazza. Saat itu rombongan personel ditembaki dari arah bukit.

Kontak tembak kedua terjadi sekitar pukul 10.24 WIT. KKB melakukan penembakan dari arah sebelah kanan, tepatnya di Pertigaan Jalan Trans Papua Dekai Yahukimo-Tanah Merah.

Selanjutnya, gangguan penembakan ketiga terjadi saat perjalanan pulang tepatnya 50 meter dari Kali Bele menuju arah Kota. Kontak tembak berlangsung sekitar 30 menit.

Selain kontak tembak, kata Kamal, KKB juga mencoba menghalangi jalan personel Satgas Nemangkawi dengan beberapa kali menebang pohon, untuk menutup jalan dan menghalangi proses evakuasi.