Pertemuan Ahok dengan Erick Thohir
Beritapapua.id - Pertemuan Ahok dengan Erick Thohir - CNBC

Pertemuan Ahok dengan Erick Thohir – Komisaris utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, akhirnya melakukan pertemuan dengan Menteri BUMN, Erick Thohir. Erick memanggil Ahok, setelah video Ahok membongkar aib Pertamina menjadi viral pada berbagai media sosial.

Lewat akun Instagramnya, Ahok mengatakan bahwa Erick menerima segala kritik dan sarannya. Ahok pun mengakui bahwa Erick memberikan pesan kepada Ahok untuk menjaga soliditas kerja tim dengan baik.

“Tadi habis bertemu dengan Menteri BUMN. Kritik dan saran yang saya sampaikan, diterima dengan baik oleh Pak Erick. Dan saya juga akan menjaga pesan Pak Erick, untuk menjaga soliditas teamwork dan terus melakukan transformasi BUMN,” tulis Ahok dalam akun instragamnya, @basukibtp, Kamis (17/9).

Staff Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga juga turut membeberkan hasil pertemuan Ahok dengan Erick.

“(Erick Thohir) menerima masukan dari Pak Ahok. Jadi pada pertemuan ini Pak Ahok menyampaikan apa yang dia lihat di Pertamina, apa saja kelemahan-kelemahan yang ada dan memberitahu semua ke Pak Menteri. Masukan itu sangat bagus diterima Pak Menteri juga,” kata Arya, Jumat (18/9).

Sebelumnya, Ahok menyampaikan sejumlah kritikan terhadap Pertamina, terkait manipulasi gaji di Pertamina, lobi-lobi para direksi Pertamina terhadap Kementerian BUMN, utang Pertamina, eksplorasi dalam negeri yang masih minim, hingga permintaannya untuk agar Presiden Jokowi membubarkan Kementerian BUMN.

Baca Juga: Kontroversi Ahok Bongkar Borok Pertamina

Tanggapan Pertamina

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman buka suara perihal kritikan dari komisaris utamanya. Ia menjelaskan maksud dari mantan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai masukan untuk perbaikan tata kelola Pertamina.

“Kami menghargai pernyataan Pak BTP sebagai Komut yang memang bertugas untuk pengawasan dan memberikan arahan,” jelas Fajriah.

Fajriah pun memastikan bahwa hubungan antara direksi Pertamina dan komisaris masih terjaga dengan baik. Menurutnya, pihak manajemen dan komisaris senantiasa bekerja sama untuk terus melakukan perbaikan perusahaan serta mendukung program-program pemerintah.

“Koordinasi dan komunikasi dengan komisaris dan juga stakeholder terkait terus kami jalankan, agar semua terinfokan dengan baik apa yang sedang dijalankan oleh Pertamina,” ujar Fajriah.