Pesan Pangdam Kasuari Kepada 400 Prajurit Raider Papua Barat
beritapapua.id - Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema. (Foto: Antara)

Sebanyak 400 prajurit TNI dari Batalyon Raider Khusus 136/Tuah Sakti, Kodam I/Bukit Barisan, tiba di Kota Sorong, Papua Barat, Kamis (31/3/2022). Para prajurit nantinya dibagi ke sejumlah daerah di Papua Barat seperti, Kabupaten Teluk Bintuni, Maybrat, Wondama, Manokwari Selatan, Kaimana, Tambrauw, dan Sorong Selatan.

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema mengatakan, konsekuensi dalam melaksanakan tugas di tanah Papua Barat atau tanah terberkati ini yaitu totalitas.

“Prajurit yang datang ke sini harus bekerja dilandasi dengan kejujuran, keikhlasan dan tulus serta setia,” ujar Lema.

Sebab, totalitas tersebut telah diyakini bersama dengan keluarga besar Kodam XVIII/Kasuari dan masyarakat di Papua Barat.

“Kami telah menerima kedatangan 400 personel Satuan Tugas (Satgas) Yonif RK 136/Tuah Sakti Tahun 2022,” tuturnya.

Baca Juga: Menteri PUPR: Mudik, Jalan Tol Harus Dalam Kondisi Bagus

Untuk itu, segala sesuatu yang telah dipertanggungjawabkan, baik itu pengetahuan, keterampilan ditambah dengan peralatan, harus betul-betul melekat.

“Nuansa tugas ini kalian harus betul-betul pahami lewat rantai Komando, begitu sampai di pos harus mengerti apa yang harus dilakukan,” ucap pria asal NTT itu.

Kata dia, mulai dari sistem rantai Komando, harus tetap berjalan dan yakin dengan kemampuan yang telah dimiliki dan selalu ikuti perkembangan situasi.

Berkaitan dengan pelaksanaan selama melakukan tugas, ia menurunkan, sistem pengamanan tetap menjadi prioritas utama.

“Tugasmu kalian sebagai Satgas Yonif RK 136/TS hanya fokus melaksanakan pembinaan teritorial dan mengembangkan komunikasi sosial yang baik di masyarakat,” jelasnya.

“Untuk itu saya minta kepada para prajurit agar serius, peduli dan mampu berinteraksi saat melaksanakan komunikasi sosial dengan masyarakat.”

“Kalian harus bisa menyatukan diri dengan masyarakat di Papua Barat,” pungkasnya.