Pilkada Boven Digoel, Papua, Baru Mulai 28 Desember 2020
Beritapappua.id - Pilkada Boven Digoel, Papua, Baru Mulai 28 Desember 2020 - Yahoo

Pilkada Boven Digoel, Papua, Baru Mulai 28 Desember 2020 – Kala sebagian besar wilayah Indonesia sudah hampir menyudahi pesta demokrasi, Boven Digoel belum juga memulainya. Wilayah yang terletak pada selatan Papua ini baru akan memulai melakukan Pilkada pada 28 Desember 2020.

Jadwal ini merupakan keputusan Komisi Pemilihan Umum Papua yang sebelumnya tertunda lantaran alasan keamanan. Ketua KPU Papua, Theodorus Kossay, menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Forkopimda Boven Digoel.

“Pemungutan suara untuk Boven Digoel di 28 Desember, kita sudah rapat dengan Forkompinda, beri masukan jadi sudah kita putuskan,” ujar Theodorus mengutip dari Kompas, Selasa (15/12/2020).

Ada beberapa alasan mengapa Pilkada wilayah selatan Papua ini tertunda. Pertama, ihwal keamanan wilayah tersebut. Terdapat penganuliran pasangan calon kepala daerah Boven Digoel, yakni Yusak Yaluwo-Yakobus Yaremba oleh KPU RI. Hal ini lantas memicu kerusuhan pada tanggal 30 November.

“6 Desember 2020 KPU RI mengeluarkan surat keputusan dengan empat poin, nomor suratnya 1165 itu dikatakan bahwa sementara tahapannya masih dalam proses sengketa maka tahapannya menunggu hasil sengketa dulu,” papar Theodorus Kossay.

“Maka, KPU mempertimbangkan penundaan, itu kesimpulan yang tertuang dari empat poin itu,” imbuh Ketua KPU Papua itu, Senin (7/12/2020).

Alasan kedua adalah perihal logistik. Tanggal 28 Desember merupakan tanggal yang mengacu pada kesiapan logistik dan panitia pemilihan distrik (PPD). Sementara ini, Theodorus menyebut bahwa logistik dan bimbingan teknis masih dalam tahap persiapan.

“Alasannya, logistik sementara dicetak, kemudian bimtek (bimbingan teknis) dari 20 distrik itu, 17 distrik belum dilakukan, formulir C KwK lagi disiapkan juga,” kata dia.

Penyaluran logistik pun terkendala akses. Menurutnya, ada beberapa distrik yang memiliki medan yang sulit. Butuh waktu untuk menjangkau wilayah tersebut, terlebih yang hanya bisa melalui sungai.

Baca Juga: Joppye Onesimus, Putra Papua Pertama yang Jadi Letjen TNI AD

Tunjang Keamanan Pilkada, 600 Personel Polisi Siap Jaga

Demi menjaga keamanan kelangsungan pilkada Boven Digoel, sebanyak 600 personel kepolisian akan mengamankan wilayah tersebut. Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Papua, Komisaris Besar Ahmad Mustofa Kamal, membongkar hal tersebut. Beliau mengimbau agar masyarakat tak mudah untuk terprovokasi.

”Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan isu yang memicu gangguan keamanan. Polri bersama TNI menjamin pelaksanaan pemilu susulan berjalan aman,” kata Ahmad.

Pengerahan sejumlah personel tersebut pula merupakan antisipasi kerusuhan yang terjadi 30 November lalu. Kerusuhan tersebut sempat mengacaukan wilayah, bahkan hingga rumah calon bupati lainnya terbakar.

Selain pengamanan, Ahmad menyebut bahwa personelnya siap untuk mendisiplinkan protokol kesehatan. Ia mengatakan bahwa akan meningkatkan patroli demi keamanan dan kedisiplinan protokol kesehatan masa pandemi.

”Kami bersama penyelenggara pemilu akan memperketat pelaksanaan protokol kesehatan dalam tahapan pemungutan suara di Boven Digoel agar kegiatan itu tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19,” imbuhnya.