Pilkada Papua Barat, Empat Daerah Beresiko Tularkan Covid-19
Beritapapua.id -Pilkada Papua Barat, Empat Daerah Beresiko Tularkan Covid-19 - Jagarpapua

Pilkada Papua Barat, Empat Daerah Beresiko Tularkan Covid-19 –¬†Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2020 yang akan berlangsung pada bulan Desember mendatang. Satuan Tugas (Satgas) ¬†Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua Barat mendeteksi empat daerah di Wilayahnya memiliki risiko tinggi penularan virus Covid-19.

Adapun dalam Pilkada Serentak mendatang, terdapat sembilan daerah pada Provinsi Papua Barat yang akan ikut menyelenggarakan Pesta Demokrasi lima tahunan ini.

Melansir dari Antara, dalam rapat koordinasi Mapolda Papua Barat, Ketua harian Satgas Covid-19 Papua Barat, Derek Ampnir, mengatakan secara akumulatif temuan konfirmasi positif Provinsi Papua Barat sudah mencapai 1.236 kasus. Dari 13 kabupaten kota, tersisa dua yang belum memiliki temuan positif Covid-19.

Berdasarkan peta perkembangan Covid-19 yang berlangsung sejak Maret 2020. Terdapat Empat daerah Papua Barat yang memiliki risiko tinggi penularan Covid-19 saat Pilkada Serentak 2020. Daerah tersebut meliputi Teluk Bintuni, Manokwari, Sorong Selatan serta Raja Ampat.

Sedangkan Kabupaten yang memiliki risiko rendah adalah Kabupaten Fakfak, Manokwari Selatan dan Teluk Wondama. Untuk Kabupaten Kaimana dan Pegunungan Arfak tidak terdampak karena saat ini berada pada zona hijau.

Baca Juga: Pemerintah Papua Lakukan Pembahasan Kajian Otsus

Waspada Tingginya Penyebaran Covid-19

Pilkada Papua Barat, Empat Daerah Beresiko Tularkan Covid-19
Beritapapua.id – Pilkada Papua Barat, Empat Daerah Beresiko Tularkan Covid-19 – Antara

Derek juga menjelaskan bahwa, dari seluruh tahapan Pilkada serentak tahun 2020, ada dua hal yang perlu diwaspadai. Dua tahapan tersebut memiliki kerawanan cukup tinggi dalam penyebaran Covid-19 dan harus menjadi perhatian bersama. Yaitu tahapan kampanye yang akan berlansung dari 25 September sampai dengan 5 Desember. Lalu tahap pencoblosan atau pemungutan suara pada 9 Desember.

Tidak lupa Derek pun mengajak, peserta dan penyelenggara pilkada juga seluruh pemangku kepentingan untuk memberi perhatian serta melakukan perencanaan yang matang pada dua tahapan ini.

“Komitmen para calon kepala daerah, seluruh tim sukses dan partai pendukung sangat diharapkan. Untuk mewujudkan pilkada yang sehat, jujur, aman dan damai. Kesehatan dan keselamatan masyarakat dari Covid-19 adalah segala-galanya.” Kata Derek.

Sementara itu, berdasarkan data Satgas Covid-19, per 15 September 2020 terdapat perkembangan temuan kasus positif yang signifikan. Meliputi Manokwari 185 kasus positif, Teluk Bintuni 214, Raja Ampat Ampat 52, Sorong Selatan 43, Fakfak 29, Teluk Wondama 30, Manokwari Selatan lima, Kaimana dua, dan Pegunungan Arfak nol kasus.