Jelang Pilkada Serentak 2020, Kabupaten di Papua Rawan Konflik
beritapapua.id - Jelang Pilkada Serentak 2020, Kabupaten di Papua Rawan Konflik - JPNN

Pilkada serentak akan dilaksanakan pada Desember 2020, di hampir semua daerah Indonesia. Berbagai persiapaan sudah mulai disiapkan oleh berbagai pihak. Begitu pula dengan Provinsi Papua yang nantinya juga akan ikut serta dalam penyelenggaraan pilkada serentak tersebut. Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Papua, Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw mengatakan bahwa pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan pada 11 Kabupaten di Provinsi Papua memiliki potensi rawan konflik. Akan tetapi hingga saat ini kepolisian masih melakukan pemetaan terkait tingkat kerawanan wilayah yang masuk dalam kategori rawan konflik tersebut.

“Hampir semua daerah yang akan melaksanakan pilkada masuk kategori rawan konflik namun tingkat kerawanannya sedang dipetakan. Dari berbagai pengalaman dalam penanganan keamanan selama pilkada memang sering kali menimbulkan kerawanan akibat para pihak berupaya dengan segala cara untuk menjadi pemenang,” kata dia, di Jayapura, Kamis (26/6/2020).

Baca Juga: Engku Emran Unfollow Instagram Laudya Cynthia Bella, Ada Apa?

Pendekatan ke Masyarakat untuk Memastikan Pilkada  Serentak Berlangsung Aman

Kapolda mengakui bahwa pihak kepolisian akan mendekati semua elemen masyarakat agar pelaksanaan Pilkada dapat berlangsung dengan aman.  Hal ini guna meminimalisir tingkat keamanan di beberapa kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada setentak. Diharapkan pelaksanaan pilkada di 11 kabupaten di Papua dapat berlangsung dengan aman terkendali, walaupun sebelumnya sempat diprediksi rawan terjadi konflik.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua, Theodorus Kossay memprediksi untuk kabupaten yang berpotensi rawan konflik saat pelaksanaan pilkada adalah Kabupaten Mamberamo Raya. Dia memperkirakan kerawanan yang terjadi di daerah tersebut diakibatkan dari adanya masalah internal yang saat ini sudah melibatkan KPU. Sedangkan untuk 10 daerah lain masih dilakukan koordinasi guna mengetahui permasalahan yang terjadi sejak tahapan pilkada dilakukan kembali.

Adapun, 11 kabupaten yang nantinya akan menggelar Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang antara lain Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Supiori, Kabupaten Boven Digul, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Yalimo, Kabupaten Merauke, Kabupaten Waropen, Kabupaten Keerom, Kabupaten Asmat, dan Kabupaten Nabire.