Polda Papua Kerahkan 779 Personel Amankan Pembukaan Peparnas XVI
beritapapua.id - Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Drs. Ahmad Mustofa Kamal, S.H. (Dok. Polri)

Kepolisian daerah (Polda) Papua akan mengerahkan sebanyak 779 personel dalam melakukan pengamanan upacara pembukaan atau opening ceremony pada perhelatan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua.

Acara Pembukaan Peparnas XVI Papua itu akan berlangsung di Stadion Mandala, Kota Jayapura pada, Jumat (5/11/2021).

Adanya penambahan personel dan pengamanan ketat ini juga karena hadirnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk membuka ajang pesta olahraga atlet disabilitas tersebut.

Wapres akan didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainuddin Amali.

Lakukan Simulai Pengamanan

Dalam menyiapkan pengamanan Peparnas XVI, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kemal pun mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian simulasi dalam mengamankan kegiatan pembukaan event ini.

“Kita sudah laksanakan gladi kotor dan untuk pengamanan ada juga di pintu A, B, C dan VVIP. Jumlah personel yang kami libatkan ada 779, baik dari Polda Papua maupun dari polres-polres,” ungkap Kamal pada, Kamis (4/11/2021) sore.

Baca Juga: Bangkit Dari Zona Degrasi, Persipura Jayapura Akan Hadapi Lawan Berat

Selain aparat kepolisian, pengamanan Opening Ceremony Peparnas XVI ini juga akan melibatkan TNI.

“Kami Polri juga melakukan pengamanan di luar tempat kegiatan. Jadi 779 itu hanya di sekitar kegiatan, di luar lain lagi. Banyak pelajaran yang kami ambil dari pembukaan PON,” kata Kamal.

Kamal juga mengatakan saat ini pihaknya juga akan melakukan rekayasa lalu lintas saat jelang hari pembukaan. Hal ini merupakan upaya agar saat hari pembukaan Peparnas tidak terjadi penumpukan kendaraan di jalan utama Kota Jayapura.

Namun, ia memastikan tak ada penutupan arus lalu lintas saat acara pembukaan Peparnas berlangsung hanya saja dilakukan pengalihan arus.

“Tidak ada penutupan, hanya pengalihan arus sehingga proses pembukaan berlangsung lancar,” katanya.

Ia juga mengimbau, bagi warga Kota Jayapura yang tidak dapat menonton langsung, dapat menyaksikan Opening Ceremony Peparnas melalui saluran televisi. Hal ini ia maksud untuk menghidari kerumunan warga dari video tron yang tersedia.

“Memang ada, tapi karena pengalaman, nonton bareng di beberapa titik menimbulkan kemacetan, kerumunan, sehingga hanya beberapa videotron yang sudah ada saja yang aktif,” tutupnya.