Polda Papua Terus Berupaya Mendorong Percepatan Vaksin di Daerah Transit
beritapapua.id - Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathis D. Fakhiri (tengah). (Foto: Istimewa)

Kepolisian Daerah (Polda) Papua terus berupaya mendorong percepatan vaksin, terutama di kota-kota transit di luar claster PON.

Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius Fakhiri mengatakan bahwa vaksinasi di Papua bisa terus berjalan dan bisa mencapai target secepat mungkin. Hal ini ia ungkapkan saat meninjau Gerai Vaksinasi Serentak di Terminal Bus Tipe A, Entrop, Kota Jayapura, Selasa (22/2/2022).

Kapolda berharap dengan pelaksanaan percepatan vaksinasi ini bisa memberikan stimulus kepada warga yang berada di Provinsi Papua. Dengan begitu warga bisa cepat mendapatkan vaksinasi pertama maupun yang kedua atau booster. Hal ini perlu mengingat saat ini juga telah ada varian baru yaitu Omicron yang sudah masuk ke wilayah Papua.

Kapolda juga berharap kegiatan vaksinasi ini bisa terlaksana di semua tempat, sebagaimana amanat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa khusus Papua akan ada penguatan di daerah-daerah sentra keramaian.

Kapolda menuturkan, ada beberapa kota di Papua, yang sering menjadi tujuan atau claster transit yang ada Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Merauke, Timika dan juga Nabire.

“Kami akan mengambil langkah-langkah penguatan di beberapa titik, sehingga masyarakat yang datang maupun nanti keluar dari tempat itu pastikan bahwa mereka telah melakukan suntikan vaksin pertama, kedua maupun booster,” jelasnya.

Berkoordinasi Dengan Pemerintah Daerah

Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah masing-masing kabupaten/kota maupun provinsi, apabila ada warga yang ingin keluar dari beberapa kota transit wajib sudah menerima vaksinasi.

“Mudah-mudahan dengan cara ini masyarakat di Papua walaupun perlahan jumlah vaksinasi meningkat, baik yang dilakukan pemerintah maupun dibantu TNI/Polri,” katanya.

Baca Juga: Pemkab Jayapura Akan Mulai Gerakan Kebersihan Dari Kampung Sereh

Mathius mengungkapkan khusus untuk daerah Pegunungan pihaknya telah menentukan bahwa Wamena menjadi pusat transit yang akan turun ke kota-kota tujuan. Dan beberapa kota tujuan tersebut seperti Timika, Nabire dan Keerom.

“Kita tahu ketiga titik ini masyarakat pegunungan akan turun, untuk kita lakukan penguatan secara massif. Sehingga kita bisa pastikan bahwa masyarakat yang keluar masuk ke kota tujuan sebelum sampai ke kabupaten Jayapura maupun kota Jayapura telah divaksin,” ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan vaksinasi tersebut bisa mencapai 90 persen di akhir Maret 2022.