Polisi Resmi Tetapkan 2 Tersangka Pelaku Pembunuhan Prajurit TNI
beritapapapua.id - Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi merilis 17 DPO penyerang Posramil Kisor, Maybrat, Jumat 10 September 2021. (foto: kabarpapua)

Polisi Daerah Papua Barat menggelar konferensi pers guna merilis sejumlah nama yang diduga terlibat dalam pembantaian 4 prajurit TNI di Posramil Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan Kabupaten Maybrat Papua Barat, Kamis (2/9/2021) dini hari.

Sebelumnya, Polisi Daerah Papua Barat juga telah resmi menetapkan dua orang tersangka yang berinisial MS (18) dan MY (20).

Kabid Humas Polisi Daerah Papua Barat Kombes Adam Erwindi mengatakan saat ini penyidik telah mengantongi 17 orang terduga pelaku lainnya. Hal ini merupakan hasil dari pemeriksaan saksi maupun kedua tersangka.

“Sehingga dapatlah 17 nama pelaku lain serta perannya dalam kegiatan pembunuhan berencana tersebut,” kata Adam kepada wartawan, Jumat (10/9).
Salah Satu DPO Merupakan Ketua KNPB

Ia juga mengatakan dari 17 orang yang masuk dalam DPO tersebut, salah satunya disebut sebagai Ketua KNPB Sektor Kisor yakni berinisial Silas KI.

“Dari 17 nama tersebut secara struktur organisasi nama Silas KI merupakan Ketua KNPB Sektor Kisor merupakan penggagas dari kegiatan penyerangan tersebut, sedangkan yang 18 lainnya (termasuk yang 2 sudah ditangkap) merupakan personel militan anggota KNPB Sektor Kisor dan sekitarnya,” sebutnya.

Karena sudah masuk dalam DPO tersebut, ia mengimbau kepada para terduga pelaku untuk dapat menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu. Karena TNI-Porli akan terus memburu pelaku hingga pelaku tertangkap.

“Kami TNI-Polri akan terus memburu pelaku hingga pelaku tersebut menyerahkan diri atau ditangkap,” tegasnya.

Selain itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk dapat kembali ke rumah masing-masing. Karena, keberadaan prajurit TNI-Polri di wilayah tersebut untuk mencari para terduga pelaku.

Ia megimbau agar masyarakat tidak takut untuk beraktifitas dan segera kembali ke rumah masing-masing.

Baca Juga: TNI-Porli Lakukan Pengejaran Pelaku Penyerangan Posramil Kisor

“Kami mengimbau masyarakat Kampung Kisor agar tidak takut beraktifitas dan bisa kembali ke rumah masing-masing, saat ini kami masih melakukan penyisiran terhadap 17 pelaku agar mempertanggungjawabkan perbuatannya,” sambungnya.

Ia juga menegaskan, kehadiran para petugas di wilayah tersebut bukan untuk melakukan Oprasi Militer. Namun untuk memberikan keamanan kepada masyarakat sekitar, karenanya masyarakat tak perlu khawatir.

“Saat ini personel TNI/Polri di lapangan hadir bersama masyarakat dengan tujuan memberikan rasa aman. Tidak ada Oprasi Militer di Maybrat,” tegasnya.

Tidak Termakan Berita Hoax

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak termakan berita hoax yang membuat adanya perpecahan. Karena saat ini TNI-Porli juga terus bersiaga untuk menjamin keamanan masyarakat.

Terkait dengan penangkapan terhadap dua terduga pelaku tersebut, sejumlah barang butki juga telah disita oleh petugas seperti parang, bercak darah yang akan dibawa ke Laoratorium Forensik untuk diperiksa serta selongsong peluru yang diamankan di TKP.

“Pelaku sebelumnya telah melaksanakan rapat dua kali dan ini tergolong pembunuhan berencana. Pelaku pembunuhan terjerat pasal 340 kuhp jo pasal 338 pasal 55 ayat 1 ke 1E dan 56 ayat 1 ke 1E. Korban meninggal dunia atas nama Lettu Chb Dirman (Danposramil), Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Zul Ansari, luka berat Sertu Juliano,” tutupnya.

Berikut 17 DPO tersebut :

  1. Silas KI/Kampung Insum
  2. Manfred Fatem
  3. Musa Aifat/Kampung Insum
  4. Setam Kaaf/Kampung Insum
  5. Titus Sewa/Kampung Nisor
  6. Irian KI/Kampung Nisor
  7. Alfin Fatem/Kampung Insum
  8. Agus Kaaf/Kampung Insum
  9. Melkias KI/Kampung Insum
  10. Melkias Same/Kampung Insum
  11. Amos ki /kampung insum
  12. Musa aifat /kampung insum
  13. Moses aifat /kampung insum
  14. Martinus aisnak / kampung aiysa
  15. Yohanes yaam /kampung insum
  16. Agus yaam /kampung insum
  17. Robi yaam /kampung insum