Polisi Tetapkan Satu Orang Tersangka Penyerangan Posramil Kisor
beritapapua.id - Petugas menggelar olah TKP di titik penyerangan KKB, Kabupaten Maybart, Papua Barat. (Dok. Arsip Polda Papua Barat)

Polisi telah menetapkan satu orang sebagai tersangka kasus penyerangan Posramil Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi, juga telah mengkonfirmasi hal tersebut pada, Senin (06/09/21) siang tadi.

“Satu orang yang kita amankan berinisial MY Satu sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa penetapan MY sebagai tersangka sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku dengan minimal dua alat bukti yang cukup. Namun untuk saat ini ia mengatakan masih belum bisa menjelaskan motif pasti atas insiden penyerangan tersebut.

“Sejauh ini kita masih pendalaman. Pengambilan keterangan masih kita lakukan terhadap tersangka sehingga belum bisa kita simpulkan motif dari penyerangan itu,” ujar Adam.

Polisi Telah Kantongi 20 Nama Penyerang Posramil

Adam juga mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan, polisi telah mengantongi 20 identitas penyerang Posramil Kisor. Namun sampai saat ini nama tersebut belum bisa untuk dibeberkandemi kepentingan penyelidikan.

Ia mengimbau masyarakat yang mengungsi dari lokasi kejadian untuk segera kembali ke kampung. Karena aparat TNI-Porli sudah berada di lokasi untuk memastikan situasi aman dan kondusif.

Baca Juga: Polisi Berhasil Menangkap 2 Terduga Pelaku Penyerangan Posramil Kisor

“TNI-Polri ke sana (lokasi kejadian) untuk memastikan situasi aman dan kondusif, bukan untuk menakut nakuti. Jadi, bagi masyarakat yang tidak melakuakan tindak pidana, agar bisa kembali dan beraktivitas seperti biasa,” pesannya

Sebelumnya, telah terjadi penyerangan oleh puluhan orang dengan menggunakan sejata tajam di Posramil Kisor di Kabupaten Maybrat. Penyerangan itu terjadi pada, Kamis (02/09/21) dini hari sekira pukul 04.00 WIT.

Pangdam XVIII Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, mengatakan bahwa penyerangan itu dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Penyerangan itu mengakibatkan 4 anggota gugur akibat luka sayatan senjata tajam.

Mereka adalah, Lettu Chb Dirman (Danpos), Serda Ambrosius Apri Yudiman, Praka Muhamad Dhirhamsyah dan Pratu Sul Asnyari Anwar.

Pasca penyerangan, Kapendam XVIII Kasuari, Kolonel Hendra Pesiroron menyebut bahwa dua orang telah diamankan terkait insiden penyerangan itu. Saat ini aparat gabungan TNI-Porli juga terus bersiaga di wilayah terjadinya penyerangan. Dan terus masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penyerangan lainnya.