Polres Keerom Bersama Kejari Jayapura Musnahkan Barang Bukti Narkoba Ganja
beritapapua.id - Proses pemusnahan barang bukti (BB) narkotika jenis ganja di halaman Mako Polres Keerom, Kampung Asyaman Arso Swakarsa, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua, Senin (5/9/2022). (Dok. Humas Polres Keerom)

Polres Keerom bersama kejaksaan negeri Jayapura musnahkan barang bukti narkotika jenis ganja seberat 8,6 kilogram di halaman Mako Polres Keerom, Jln. Bhayangkara, Kampung Asyaman Arso Swakarsa, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua, Senin (5/9/2022).

Waka Polres Keerom, Kompol. Muh. Nur Bakti, menyampaikan apresiasi kepada Satuan Reserse Narkoba atas keberhasilan mengungkapan kasus tindak pidana Narkoba jenis ganja.

“Kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis ganja ini merupakan pengungkapan kasus dari tiga Laporan Polisi dari enam orang terduga pelaku JA, YY, WP, DP, ES dan YS dengan total jumlah keseluruhan barang bukti sebanyak 8.673,35 Gram,” kata Wakapolres.

Ia menyebutkan pemberantasan Narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tapi menjadi tanggung semua pihak. Terlebih untuk memberantas Narkoba di kabupaten Keerom perlu adanya kerjasama dengan semua pihak terkait.

“Kami akan sekuat tenaga memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Keerom, sedangkan pemusnahan barang bukti Narkotika jenis ganja ini adalah salah satu bentuk pertanggung jawaban kami kepada masyarakat selaku Kepolisian,” ujarnya.

Kampanye Bahaya dan Dampak Penggunaan Narkoba

Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya terus mengkampanyekan bahayanya dan dampak dari penggunaan narkoba kepada masyarakat.

“Selain itu kami juga terus mengkampanyekan bahaya dan dampak penggunaan narkoba kepada seluruh elemen masyarakat,” sambung Wakapolres.

Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba Polres Keerom, AKP Amir Mahmud, mengatakan bahwa pelaku menggunakan cara-cara khusus dalam menjalankan aksinya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Mengapresiasi PT Freeport Karena Mendirikan PFA

Oleh karena itu, hampir seluruh negara di belahan dunia berkomitmen memerangi kejahatan narkoba. 

Ia menjelaskan bahwa pemberantasan narkoba menjadi komitmen di hampir seluruh negara, bukan hanya berbicara tentang penegakan hukum terhadap para pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba saja.

Selain itu, ia mengatakan perlu adanya tindakan secara preentik dan preventif kepada para pengguna agar bisa terlepas dari narkoba. 

“Tetapi juga harus dilaksanakan secara preentik dan preventif yang menjurus pada tindakan untuk menyadarkan para pengguna agar tidak lagi menggunakan narkoba, Serta bagaimana mencegah masyarakat supaya tidak menjadi korban dan terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika,” ujar Kasat Narkoba.