Polri Akan Bubarkan Reuni 212 Apabila Tetap Digelar di Monas
Beritapapua.id - Polri Akan Bubarkan Reuni 212 Apabila Tetap Digelar di Monas - Tribun

Polri Akan Bubarkan Reuni 212 Apabila Tetap Digelar di Monas – Polri memastikan akan membubarkan reuni Persaudaraan Alumni (PA) 212 apabila tetap digelar di kawasan Monas, pada Rabu (2/12). Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen (Pol) Awi Setiyono.

Awi juga menegaskan bahwa pihak kepolisian dan juga Pemerintah Provinsi DKI tidak pernah memberikan izin untuk acara tersebut. Ia pun meminta masyarakat agar tidak menggelar acara yang berpotensi mengundang kerumunan di tengah pandemi covid-19.

“Kita tidak akan mengeluarkan izin itu. Tentunya kita akan antisipasi dan kami ingatkan kepada mereka yang masih menghendaki yang demikian, jangan berharap,” ucap Awi, Selasa (1/11), seperti yang dikutip dari kompas.

“Karena apa? Tentunya Polri akan melaksanakan tindakan tegas kalau masih ada yang mau melakukan kerumunan-kerumunan,” sambungnya.

Senada dengan Polri, pihak TNI pun menyatakan akan menindak tegas apabila reuni 212 dipaksakan untuk tetap digelar.

“Kalau dia langgar, tidak ada cerita, saya dan polisi akan tindak tegas. Tidak bisa semaunya sendiri,” kata Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

Hal yang serupa juga disampaikan oleh  Akademisi epidemiologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Riris Andono Ahmad. Riris meminta pemerintah harus tegas melarang kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumunan, termasuk reuni 212.

“Bukan mengimbau, tapi melarang kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Kemudian aturan itu ditegakkan tanpa pandang bulu,” kata Riris, Kamis (26/11) lalu, seperti yang dikutip dari Antara.

Riris berpendapat kasus penularan covid-19 akan semakin sulit dikendalikan jika masih terdapat banyak kegiatan yang menimbulkan kerumunan.

Baca Juga: Kemenag Terbitkan Panduan Ibadah Natal Ditengah Pandemi Covid-19

Diganti Dengan Dialog Nasional

Sehubungan dengan tidak adanya izin untuk reuni 212, maka PA 212, bersama dengan Front Pembela Islam (FPI) serta Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) akan menggelar dialog nasional sebagai pengganti acara reuni tersebut.

“Insyallah jadi ini dialog virtual,” kata Wakil Sekretaris Umum FPI Aziz Yanuar, Minggu (29/11) seperti yang dikutip dari okezone.

Aziz juga mengatakan bahwa acara tersebut akan melibatkan puluhan tokoh dan juga ulama. Acara tersebut bertajuk “Spirit 212 Dialog Nasional 100 Ulama” dengan tema “Revolusi Akhlak”.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Ketua PA 212, Slamet Ma’rif. Slamet menambahkan bahwa acara tersebut juga akan menghadirkan pimpinan FPI, Muhammad Rizieq Shihab.

Slamet pun memastikan bahwa acara tersebut nantinya akan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Pada tanggal 2 Desember 2020 kami akan mengadakan acara Dialog Nasional dengan menghadirkan 100 Tokoh dan Ulama yang akan dihadiri oleh IB HRS sebagai narasumber dengan tetap menerapkan protokol Covid-19,” ujar Slamet.