PON XX Resmi dibuka, Perjuangan 8 Tahun Akhirnya Terbayar
beritapapua.id - Suasana pertunjukan kembang api saat pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Sentani, Papua, Sabtu (2/10/2021). (foto: Antara)

Upacara Pembukaan Pekan Olahraga Nasional ke-20 atau PON XX 2021 yang digelar pada pukul 19.00 WIT atau 17.00 WIB tadi berlangsung meriah. Upacara Pembukaan tersebut telah resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Sabtu (2/10/2021).

Untuk pertama kalinya, kompetisi olahraga multicabang digelar di kawasan Indonesia Timur. Perjalanan Provinsi Papua sebagai tuan rumah PON juga tidak mudah. Setelah berjuang menyiapkan selama 8 tahun, akhirnya Provinsi Papua menjadi tuan rumah pesta olahraga tersebut.

Segala bentuk perjuangan akhirnya terbayar, setelah Presiden Joko Widodo resmi membuka penyelenggaraan PON XX Papua. Kedatangan Presiden Jokowi ke Papua juga dilakukan demi meninjau sejumlah arena yang digunakan dalam perhelatan pesta olahraga nasional ke-20 itu.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) di pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua
beritapapua.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) di pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. (foto: Antara)

Sejarah baru telah tercatat, karena Provinsi Papua resmi menjadi tuan rumah bagi tamu dari 33 Provinsi lainya. Sebanyak 7.046 atlet berlaga dalam PON XX Papua, bersaing menjadi yang terbaik dalam 37 cabang dan 56 disiplin olahraga. Gubernur Papua, Lukas Enembe pun mengungkapkan rasa bangganya.

“Sebuah kebanggaan bisa melihat anak bangsa berkumpul dan bersatu di sini (Papua). Mungkin, kesempurnaan belum bisa kami berikan. Saya selaku Ketua Umum Panitia Besar PON XX Papua meminta maaf kepada peserta, apabila ada pelayanan yang kurang. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk menjadi tuan rumah yang baik dan selalu memberikan senyum. Selamat datang di Tanah Papua dan selamat bertanding, Torang Bisa!,” kata Lukas Enembe dalam sambutannya.

PON XX dan Harapan Terciptanya Silahturahmi Sesama Anak Bangsa

PON XX Papua diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memberi manfaat ekonomi dan menciptakan silaturahmi sesama anak bangsa. Seluruh atlet yang saling berkompetisi diharapkan tetap mengedepankan sportifitas, agar PON menjadi alat pemersatu bangsa.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Marciano Norman mengakui proses persiapan PON XX Papua mengalami berbagai kendala yang berat,termasuk dalam menyiapkan berbagai sarana dan prasarana PON XX Papua.

Baca Juga: Ratusan Pengusaha OAP Lakukan Aksi Demonstrasi di Kantor Gubernur Papua Barat

“Seberat apapun masalah yang dihadapi, selagi kita bisa bersatu dan menjadi bagian dari solusi, kita akan dapat membangkitkan prestasi olahraga Indonesia dan bangkitkan Indonesia dari pandemi COVID-19,” ujar Marciano.

Marciano juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe. “Terima kasih kepada Gubernur Lukas Enembe, atas komitmennya dalam menyukseskan PON XX. Besar harapan saya, PON berdampak pada pembinaan atlet, melahirkan atlet, dan mengangkat harkat dan martabat bangsa. Terima kasih atas penerimaan yang hangat dari tuan rumah di Bumi Cenderawasih ini,” ujarnya.