Presiden Jokowi: Hukum Harus Ditegakkan Tanpa Pandang Bulu
beritapapua.id - Presiden Jokowi: Hukum Harus Ditegakkan Tanpa Pandang Bulu - Voi.ID

Presiden Jokowi menyinggung soal penegakkan hukum dalam pidato kenegaraannya di Sidang Tahunan MPR.

“Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” kata Jokowi di Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2020.

Jokowi menegaskan fleksibilitas yang tinggi dan birokrasi yang sederhana tidak bisa ditukar dengan kepastian hukum, antikorupsi dan demokrasi.

“Semua kebijakan harus mengedepankan ramah lingkungan dan perlindungan HAM,” ujarnya.

Selain itu, Jokowi juga menegaskan bahwa demokrasi tidak bisa ditawar. Demokrasi harus bisa berjalan tanpa menganggu kecepatan kerja dan kepastian hukum, serta budaya bangsa Indonesia.

Menurut Jokowi, nilai luhur Pancasila, NKRI, persatuan dan kesatuan nasional tidak bisa dipertukarkan dengan apapun juga.

“Kita tidak bisa memberikan ruang sedikit pun kepada siapa pun yang menggoyahkannya,” kata dia.

Baca Juga: Mengenal Raksasa Lautan, Kapal Pinisi dari Indonesia

Bajak Momentum Krisis

Masih dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga menyinggung krisis ekonomi dunia yang disebabkan pandemi. Jokowi mengatakan bahwa krisis saat ini adalah yang terparah dalam sejarah. Namun Jokowi menekankan bahwa Indonesia harus bisa melakukan lompatan yang besar.

“Semua negara, negara miskin, negara berkembang, termasuk negara maju, semuanya sedang mengalami kemunduran karena terpapar Covid-19.” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan bahwa Indonesia sempat mengalami pertumbuhan ekonomi 2,97 persen pada kuartal I namun pada kuartal II justru mengalami penurunan hingga minus 5,32 persen.

Jokowi juga menambahkan bahwa banyak negara maju juga terdampak. Jokowi kemudian menyinggung momentum “membajak momentum krisis” untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dari negara-negara lain.

Optimisme Presiden Jokowi Menjelang Hari Peringatan Kemerdekaan

Jokowi mengemukakan pandangan bahwa pandemi harus jadi momentum kebangkitan Indonesia. Dia mengatakan bahwa ada cita-cita besar yang telah disiapkan untuk 25 tahun mendatang, saat Indonesia menyambut kemerdekaan seabad.

“Target kita sat ini bukan hanya lepas dari pandemi, bukan hanya keluar dari krisis, langkah kita adalah melakukan lompatan besar memanfaatkan momentum krisis yang saat ini sedang terjadi,” ujarnya.

“Kita harus bajak momentum krisis ini. Kita harus serentak dan serempak memanfaatkan momentum ini,” ucapnya. “Menjadikan Indonesia setara dengan negara-negara maju. Menjadikan Indonesia maju yang kita cita-citakan,” tutup Jokowi.