Presiden Jokowi Resmi Tetapkan Covid-19 sebagai Bencana Nasional
beritapapua.id - Presiden Jokowi Resmi Tetapkan Covid-19 sebagai Bencana Nasional - Grid.id

Presiden Jokowi Resmi Tetapkan Covid-19 sebagai Bencana Nasional – Pemerintah akhirnya resmi menetapkan pandemi virus corona atau Covid-19 sebagai bencana nasional. Penetapan status bencana nasional itu tercantum dalam Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana No-nalam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Sebagai Bencana Nasional.

Penetapan keppres tersebut ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada hari Senin (13/4) dan diunggah ke situs website remsi Setneg.go.id. Dalam keppres tersebut setidaknya terdapat empat poin utama.

“Menyatakan bencana nonalam yang diakibatkan oleh penyebaran Covid-19 sebagai bencana nasional,” bunyi poin pertama Keppres tersebut.

Kemudian, dalam poin kedua dijelaskan bahwa penanggulangan bencana nasional yang diakibatkan oleh penyebaran Covid-19 dilaksanakan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Hal tersebut sesuai dengan Keppres Nomor 7 Tahun 2020. Sebagaimana diubah dengan Keppres Nomor 9 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melalui sinergi antar kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 diketuai oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo yang dibantu dengan dua orang wakil, yakni Asisten Operasi Panglima TNI dan Asisten Operasi Kapolri.

Dalam poin ketiga, Presiden Jokowi menetapkan bahwa gubernur, bupati, dan wali kota sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di daerah. Dalam menetapkan kebijakan di daerah masing-masing, para kepala daerah harus memperhatikan kebijakan dari pemerintah pusat terkait penanganan Covid-19.

Baca Juga: Banyak Napi Kembali Berulah, Kemenkumham: Hanya Segelintir Saja

Covid-19 Sebagai Bencana Nasional

Kabar mengenai penetapan Covid-19 sebagai bencana nasional juga telah diumumkan oleh juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. Pengumuman tersebut disampaikan secara lisan melalui jejaring sosial YouTube milik BNPB.

“Pada hari ini setelah ditetapkan sebagai satu bencana nasional. Maka seluruh integrasi data yang kita bangun mulai dari desa, kecamatan, kabupaten, kota, provinsi, dan seterusnya sampai ke pusat berada dalam satu sistem, berada dalam satu kendali data, berada dalam satu jaring data.” Ujar juru bicara penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers. Konferensi pers tersebut diselenggarakan secara online melalui saluran YouTube BNPB, Selasa (14/4/2020).

Penetapan status bencana nasional ini merupakan tindak lanjut dari surat yang diberikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang meminta Presiden Jokowi untuk mendeklarasikan darurat nasional terkait wabah virus corona atau Covid-19.