Presiden Rusia, Vladimir Putin Sempat Mendapat Percobaan Pembunuhan
beritapapua.id - Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Foto: Reuters/Sputnik)

Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan selamat dari percobaan pembunuhan setelah ia melancarkan serangan ke Ukraina pada 24 Februari lalu.

Kepala Intelijen Pertahanan Ukraina, Kyrylo Budanov, percobaan pembunuhan ini terjadi dua bulan setelah pasukan Rusia menyerang Ukraina.

Melansir dari Sky News, Budanov mengatakan memang tidak akan ada laporan pembunuhan yang gagal. Namun, dia menegaskan bahwa percobaan itu benar-benar terjadi.

“Dia bahkan diserang oleh perwakilan Kaukasus belum lama ini,” kata Budanov, mengutip dari Sky News, Selasa (24/5/2022).

Sedikit informasi bahwa, Kaukasus merupakan wilayah antara Laut Hitam dan Laut Kaspia dekat Armenia, Azerbaijan, Georgia, dan bagian selatan Rusia.

Budanov kembali menegaskan kepada Sky News upaya percobaan pembunuhan terhadap Putin ini benar-benar terjadi, namun gagal.

“Ini adalah informasi non-publik. Upaya yang sama sekali tidak berhasil, tetapi itu benar-benar terjadi, sekitar dua bulan yang lalu. Saya ulangi, dia tidak berhasil. Tidak ada publisitas tentang hal ini, tetapi itu terjadi,” tambahnya.

Tidak Ada Rincian Terkait Percobaan Pembunuhan Vladimir Putin

Meski begitu, tidak ada rincian lebih lanjut tentang siapa, di mana, kapan, atau bagaimana eksekusi yang gagal itu terjadi.

Percobaan pembunuhan yang gagal ini juga diyakini sebagai upaya keenam untuk mencabut nyawa Presiden Rusia tersebut.

Baca Juga: Plh Wali Kota Jayapura Frans Pekey Pimpin Rapat Perdana

Dalam wawancara tahun 2017 dengan pembuat film Oliver Stone, Putin memuji pihak keamanannya atas perlindungan yang mereka berikan sepanjang waktu.

“Tiga kali menjadi presiden, lima upaya pembunuhan. Tidak sebanyak (Fidel) Castro, tapi ada lima yang pernah saya dengar,” kata Stone.

Terkait upaya pembunuhan yang juga dialami Castro, Putin pun mengaku sempat membicarakan hal itu dengannya. Dia menceritakan Castro lolos dari serangkaian percobaan pembunuhan karena mantan Presiden Kuba itu mengurus keamanannya sendiri.

“Tapi ya, saya melakukan pekerjaan saya. Petugas keamanan melakukan tugas mereka dan mereka masih bekerja dengan cukup sukses,” tutur Putin.

Adapun, berita tentang upaya pembunuhan itu menyusul spekulasi yang berkembang seputar kesehatan Putin. Rekaman terbaru pertemuannya dengan sekutu dekatnya, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, menunjukkan tangannya gemetar saat mereka mengobrol.