Provinsi Papua Barat Selalu Terbuka Terima Keberagaman Suku
beritapapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan membuka kegiatan musyawarah besar I suku Byak wilayah Papua Barat di Manokwari (foto : jubi)

Provinsi Papua Barat adalah salah satu provinsi di Indonesia yang bisa dan selalu terbuka menerima semua keberagaman suka di Indonesia. Hal ini juga seperti yang Gubernur Provinsi PB, yaitu Dominggus Mandacan sampaikan pada, Jumat (11/06/2021).

Mandacan sendiri mengatakan hal tersebut saat membuka musyawarah besar atau mubes I Suku Byak wilayah PB di kabupaten Manokwari.

“Papua Barat ini rumah besar untuk semua suku di Indonesia. Dengan damai dan kebersamaan saya ajak kita bersama bangun Papua Barat,” kata Gubernur Dominggus Mandacan.

Ia juga mengatakan suku Byak merupakan salah satu suku asli Papua yang punya kontribusi besar dalam sejarah peradaban keagamaan dan pendidikan di Papua.

“Saya sebut suku Byak adalah ‘suluh’ atau suku pembawa terang bagi suku-suku asli Papua. Sebab pengajaran agama dan pendidikan yang mereka ajarkan bagi sesama suku asli Papua ratusan tahun silam,” ujarnya.

Mubes I Suku Byak Berlangsung Selama Dua Hari

Mandacan juga berharap Mubes I suku Byak yang berlangsung selama dua hari (11-12 Juni) ini dapat mempersatukan kembali suku Byak.

“Mubes ini kiranya dapat merekatkan kembali suku Byak dalam mendukung pembangunan di provinsi Papua Barat,” tuturnya.

Baca Juga : Papua Barat Turunkan 35 Pendayung di 27 Nomor Lomba PON XX

Sementara itu, Filep Wamafma, ketua panitia Mubes I suku Byak wilayah PB mengatakan bahwa tujuan penyelenggaraan Mubes itu untuk bangkitkan kembali eksistensi suku Byak di tengah arus pembangunan kekinian.

“Saya perlu tegaskan, bahwa tak ada unsur politik dalam mubes Byak. Ini murni untuk membuktikan bahwa suku Byak bersatu dan tidak termakan zaman ditengah arus globalisasi,” ujarnya.

Senator PB di kursi DPD RI ini juga mengatakan bahwa lewat mubes itu, suku Byak di Papua Barat mampu menjalin kembali persatuan atau Kobe Oser (bahasa Byak).

“Mubes ini untuk menyatukan kita suku Byak di provinsi Papua Barat dalam menunjang pembangunan daerah ini. Tapi juga mampu menata kembali dirinya sendiri lewat kepengurusan tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota,” ujarnya.

Dalam pembukaan mubes itu turut hadir juga Mananwir Beba (Kepala Suku Besar) suku Byak, Yan pieter Yarangga diwakili ketua III Dewan Adat Byak Konstan Rumabar, kepala-kepala suku asli Papua dan Nusantara se-Papua Barat.