PT Freeport Indonesia Dukung Penyelenggaraan Pelatnas Atletik Desentralisasi Mimika
beritapapua.id - Ketum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan (kanan), saat menandatangani MoU dengan PTFI dalam pengembangan atletik. (Foto: Gatra)

Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) terus berupaya melakukan terobosan dalam mendapatkan atlet-atlet terbaik dari Provinsi Papua bagi kepentingan atletik Nasional.

Terobosan tersebut adalah mendapat dukungan penuh dari PT. Freeport Indonesia (PTFI) untuk PB PASI dalam penyelenggaraan Pemusatan Latihan Nasional Desentralisasi Atletik Mimika.

Hal ini tertuang di dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Jakarta pada hari Rabu (13/04/2022). Perjanjian kerja sama ini ditandatangani oleh Ketua Umum PB PASI Luhut Binsar Panjaitan dan Presiden Direktur PTFI Tony Wenas.

Kegiatan pelatnas desentralisasi ini akan berlangsung di Mimika Sports Complex (MSC), Timika.

MSC merupakan salah satu wujud kepedulian PTFI pada pengembangan olahraga di Papua khususnya cabang olahraga atletik. Hal ini tidak lepas dari hubungan baik yang sudah lama berlangsung antara PTFI dan PB PASI pada pelaksanaan PON XX Papua.

Membangun Kembali Kejayaan Olahraga Papua

Tony Wenas mengungkapkan, bahwa sinergi untuk membangun kembali kejayaan olahraga Papua merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Papua dan juga Bangsa Indonesia, serta mengambil peran dalam transformasi bangsa.

Mentransformasikan sumber daya alam menjadi manfaat bagi kesejahteraan dan kebanggaan masyarakat dan bangsa Indonesia.

“PTFI menyadari banyaknya potensi yang terpendam di Papua. Papua tidak hanya memiliki potensi kekayaan sumber daya alam, tetapi juga potensi dalam bidang olahraga, salah satunya cabang atletik,” ujar Tony.

Baca Juga: Bupati Jayawijaya Ingatkan Kepala Kampung Bijak Dalam Menggunakan Dana Kampung

Ia menambahkan Papua pernah berjaya di cabang atletik baik di event nasional maupun internasional pada era 1980 – 2000. Sebagai contoh, salah satu pemegang rekor dasalomba (1993) yang belum terpecahkan hingga saat ini yaitu Yulius Uwe, atlet senior Papua.

Salahs satu upaya PTFI dalam membangun kembali kejayaan atletik Papua dengan membangun Mimika Sports Complex (MSC) stadion atletik standar internasional.

“Kami turut mendukung upaya PB PASI dalam mengembangkan cabang olahraga atletik di Indonesia, sekaligus meningkatkan prestasi atlet di Papua melalui penyelenggaraan Pelatihan Nasional Desentralisasi Mimika. PTFI akan memberikan dukungan penuh kepada PB PASI dalam penyelenggaraan pelatihan ini selama 3 tahun”, ungkap Tony.