Pulau Rinca Akan Jadi Jurassic Park Indonesia
Beritapapua.id - Pulau Rinca Akan Jadi Jurassic Park Indonesia - Detik

Pulau Rinca Akan Jadi Jurassic Park Indonesia – Pemerintah Indonesia sedang mengembangkan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pihak yang bertanggung jawab atas proyek ini adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Salah satu kawasan yang akan mengalami perubahan desain secara signifikan adalah Pulau Rinca di Kabupaten Manggarai Barat.

Pulau ini bakal menjadi destinasi wisata premium dengan pendekatan konsep geopark. Yaitu wilayah terpadu yang mengedepankan perlindungan dan penggunaan warisan geologi dengan cara yang berkelanjutan.

“Tujuan utama konsep ini adalah mempromosikan kesejahteraan ekonomi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan. Dengan mengembangkan potensi yang ada dengan cara yang berkelanjutan,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, pada September silam.

Meski begitu, pembangunan KSPN ini sering mendapat kritikan dari berbagai pihak. Baru-baru ini, beredar sebuah foto komodo sedang berhadapan dengan sebuah truk. Foto ini seolah memberi kesan bahwa pembangunan KSPN Pulau Rinca mengganggu ekosistem dan habitat komodo.

Atas hal ini, Basuki pun kembali menyatakan bahwa pembangunan sarana dan prasarana pendukung pariwisata Pulau Rinca akan tetap memperhatikan habitat komodo.

“Pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu melalui sebuah rencana induk pengembangan infrastruktur yang mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial dan ekonomi,” ucap Basuki, lewat keterangan tertulis pada Senin (26/10).

Tidak hanya itu, Kementerian PUPR pun memastikan bahwa pembangunan proyek ini akan tetap memperhatikan keselamatan pekerja dan perlindungan satwa. Proses pembangunan proyek ini telah mencapai 30% dengan estimasi akan selesai pada Juni 2021.

Baca Juga: Gus Nur Ditangkap Karena Ujaran Kebencian

Kritikan Keras Dari Berbagai Pihak

Sejumlah kelompok masyarakat sipil mengkritik keras proyek karena mempunyai banyak dampak negatif. Beberapa diantaranya adalah Masyarakat Peduli dan Penyelamat Pariwisata (Formapp) Manggarai Barat dan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi).

Direktur Walhi NTT Umbu Wulang Tanaamahu Paranggi menilai, pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo, termasuk Pulau Rinca di TN Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, akan berdampak serius terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

Umbu menyebutkan bahwa salah satu akibat dari proyek ini adalah perubahan bentang alam. Akibat pembangunan infrastruktur yang berdampak pada gangguan terhadap biodiversitas alam serta tercemarnya air tanah akibat pembangunan proyek.

Selain itu, sejumlah masyarakat yang tergabung dalam gerakan Kawan Baik Komodo juga turut mendorong agar pembangunan proyek ini bisa selaras dengan alam. Demi menjaga kelestarian Taman Nasional Komodo dan juga alam NTT.