Puluhan Nakes di Merauke Terpapar Covid-19
beritapapua.id - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita (kanan). (foto : jubi)

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita, mengungkapkan sekitar 40 tenaga kesehatan (nakes), baik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) maupun di sejumlah puskesmas juga telah terpapar Covid-19. Ia mengungkap bahwa memang betul sekitar 40 nakes di Kabupaten Merauke positif Covid-19.

“Betul dari laporan yang saya terima, sekitar 30-an nakes di RSUD Merauke positif Covid-19. Sedangkan 10 lainnya dari puskesmas,” ungkap Nevil kepada sejumlah wartawan, Sabtu (10/7/2021).

Ia mengatakan tenaga kesehatan yang positif Covid-19 tersebut memang sebelumnya telah melakukan kontak dengan pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit maupun puskesmas pada beberapa pekan terakhir.

Dengan banyaknya tenaga kesehatan yang positif Covid-19, sangat berdampak terhadap pelayanan di rumah sakit rujukan di wiliyah selatan Papua tersebut. Hal ini juga membuat nakes yang masih belum terpapar virus Covid-19 yang ada di Merauke menjadi kewalahan akibat kekurangan tenaga. Untuk itu dr. Yeni berharap ada penambahan tenaga nakes agar bisa melakukan pelayanan dengan normal kembali.

“Memang, Direktur RSUD Merauke, dr. Yeni Mahuze, telah menyampaikan kepada Bupati Merauke agar ditambah nakes lagi, agar pelayanan berjalan normal seperti biasa,” katanya.

Tidak Semua Nakes Yang Terpapar Covid-19 Menerima Perawatan

Nevil juga menambahkan bahwa tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 di Merauke tidak semua akan menerima perawatan di rumah sakit. Hal ini juga melihat dari kondisi gejala para nakes tersebut.

“Tergantung kondisinya. Kalau nakes mengalami gejala ringan atau tanpa gejala, bisa isolasi mandiri di rumah atau hotel,” jelas Nevil.

Baca Juga : Antisipasi Kenaikan Covid-19, RSUD Nabire Siapkan Langkah Terbaik

Ia mengatakan saat ini, ruang bersalin di RSUD Merauke untuk sementara tutup, setelah puluhan nakes terpapar dan positif Covid-19. Dan sejauh ini penutupan tersebut belum tahu kapan akan dibuka kembali.

Sementara, data yang dirilis Dinas Kesehatan Merauke, Sabtu (10/7/2021), jumlah pasien Covid-19 di kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Papua Nugini (PNG) ini sebanyak 447 orang. Sebanyak 81 di antaranya meninggal dunia.

Sebelumnya, dokter di RSUD Merauke, dr. Paul Kalalo, mengakui jika puluhan tenaga kesehatan positif Covid-19.

“Betul, kita kekurangan tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Oleh karena kekurangan nakes dan semakin meningkatnya jumlah pasien Covid-19, maka instalasi gawat darurat (IDG) maupun kamar bersalin di rumah sakit tersebut ditutup sementara waktu.