Puluhan Ribu Masyarakat Merauke Lakukan Vaksinasi
beritapapua.id - Seorang warga sedang menerima vaksinasi Covid-19 di Merauke. (foto : jubi)

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita, sampai Kamis (8/7/2021), lebih dari 51 ribu warga masyarakat di wilayah selatan Papua tersebut melakukan vaksinasi jenis Sinovac.

Vaksinasi tahap pertama sudah dilakukan kepada 31 ribu lebih warga. Sedangkan vaksinasi kedua telah mencapai 20 ribu orang.

Dengan demikian, jelas Nevil, jumlah yang telah divaksin untuk tahap pertama dan kedua, mencapai 51.000 orang.

Saat ditanya capaian suntik vaksin untuk lansia, Nevil belum bisa menyampaikan rinciannya.

“Saya sedang dalam perjalanan menuju ke salah satu distrik, sehingga tak sempat memastikan jumlahnya. Setelah pulang baru saya kabari lagi,” katanya.

Ditanya pelaksanaan vaksinasi anak usia 12-17 tahun, Nevil mengatakan belum dilakukan karena anak-anak untuk jenjang SMP dan SMA masih libur sekolah.

“Kami harus melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan para kepala sekolah. Jika sudah disepakati, maka vaksinasi kepada anak-anak usia 12-17 tahun dapat dilakukan,” ungkapnya.

Baca Juga : Beberapa Nakes Terpapar Covid-19, RSUD Merauke Ditutup

Salah seorang warga Kelurahan Samkai Merauke, Yohanes (35), mengaku telah mendapatkan vaksin tahap pertama di Polres Merauke, beberapa waktu lalu. Nanti akan ada lanjutan vaksin tahap kedua.

“Kami sudah diinformasikan untuk nanti melakukan vaksin tahap kedua, setelah 28 hari vaksin tahap pertama,” ungkapnya

Himbauan Presiden Jokowi Terhadap Masyarakat Agar Lakukan Vaksinasi

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan seluruh warga negara Indonesia mengenai vaksinasi COVID-19. Presiden Jokowi mengatakan jika warga mendapat kesempatan vaksin, segera kesempatan diambil.

Ia mengatakan salah satu upaya untuk mengendalikan pandemi Corona adalah vaksinasi. Pemberian vaksin COVID-19 untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan agar warga tetap menggunakan masker. Jika tak ada keperluan mendesak, warga juga diminta Jokowi untuk tetap tinggal di rumah.