Ratusan Pengusaha OAP Lakukan Aksi Demonstrasi di Kantor Gubernur Papua Barat
beritapapua.id - Suasana demo ratusan pengusaha OAP di Kantor Gubernur Papua Barat. (foto: papuabaratnews)

Ratusan pengusaha orang asli Papua (OAP) melakukan demonstrasi di Kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari. Dalam aksinya para demonstran juga membakar pelepah kelapa di halaman parkir dan memalang pintu masuk gedung.

Hal ini merupakan aksi protes para pengusaha yang ini ingin bertemu dengan Gubernur Dominggus Mandacan dan memprotes penunjukkan langsung proyek-proyek pemerintahan.

Dalam aksinya para demonstran juga menuntut keadilan agar para pengusaha lokal ini bisa ikut serta dalam pembangunan daerah.

Massa yang hadir juga menuntut agar Gubernur bisa hadir ke tengah-tengah massa aksi untuk berdialog dengan mereka. Mereka juga akan menyampaikan langsung pendapatnya ke gubernur agar kepala daerah setempat setuju.

Para demonstran ini mengaku akan tetap menduduki kantor gubernur sampai keinginan mereka bisa terdengar ke pemerintah. Karena massa ingin bisa ingin ikut dalam proyek-proyek infrastruktur dan pembangunan yang pemerintah setempat lakukan.

Aksi Juga Terjadi di Malam Sebelumnya

Sebelumnya, pengusaha Orang Asli Papua (OAP) juga melakukan aksi protesnya di kediaman Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, Rabu malam (29/09/2021).

Pada aksi malam itu, mereka menyatakan bahwa gubernur tidak adil dalam pembagian paket pekerjaan dari setiap organisasi perangkat daerah (OPD).

Baca Juga: Kirab Api PON XX Telah Tiba di Kabupaten Wamena

Mereka meminta gubernur memberikan jaminan agar seluruh pengusaha OAP di seluruh kabupaten dan kota Papua Barat medapatkan pekerjaan lewat proyek-proyek pemerintah.

Salah seoranga koordinator OAP mengatakan bahwa dirinya tidak masuk dalam daftar asosiasi. Untuk itu ia meminta Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk adil dalam penunjukan pengerjaan proyek yang ada.

“Saya koordinator OAP yang tidak masuk dalam daftar asosiasi, tapi kami menuntut agar Pemerintah Provinsi Papua Barat adil dalam penunjukan langsung pengerjaan proyek,” kata koordinator tersebut.

Aksi protes yang terjadi pada malam tersebut juga berjalan dengan aman dan damai. Namun, massa demontran akan kembali melakukan aksinya pada esok hari, Kamis (30/9/2021) pagi, pukul 08.00 WIT. Dan berharap bisa menemui gubernur untuk berdialog dengan massa yang hadir pada esok hari.

“Jadi kami berharap Pak Gubernur bisa menemui kami besok,” ujarnya.