Relawan Gusdurian Salurkan Bama untuk 115 KK di Wamena
beritapapua.id - Relawan Gusdurian Salurkan Bama untuk 115 KK di Wamena - NokenLive

Relawan Gusdurian Salurkan Bama untuk 115 KK di Wamena – Ketua Yayasan Gusdurian Kabupaten Jayawijaya, Zaiful Jinan mengatakan bantuan yang diberikan kepada ratusan KK tersebut merupakan bantuan kemanusiaan. Hal ini dilakukan dalam rangka meringankan keluarga yang terdampak Covid-19 di wilayah provinsi Papua dan khususnya di Kabupaten Jayawijaya.

Seperti yang kita rasakan bersama bahwa pandemic Covid-19 membawa banyak sekali perubahan dan membuat banyak lapisan masyarakat kesulitan untuk menjalankan kehidupannya seperti biasa. Mencukupi kebutuhan sehari-haripun menjadi semakin berat.

“Kami Gusdurian peduli, kami masuk di Papua terutama di wamena. Muda-mudahan kami bisa menyalurkan bantuan ini dan bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 yang membutuhkan bantuan,” kata Zaiful kepada media di Wamena, Rabu (6/5/20).

Ini tahap pertama dan satu-satunya di Papua untuk Wamena. Sebab, kata Zaiful, jumlah keseluruhan ada 68 titik penyaluran secara menyeluruh di seluruh indonesia. Lalu, sebanyak 115 Kepala Keluarga (KK) untuk Wamena, kabupaten Jayawijaya.

“Kalo memang di sini sangat memerlukan sekali, nanti akan ada paket kedua. Dan ini dalam bentuk bahan makan semuanya. Karena sementara ini memang banyak orang tidak bisa bekerja, waktunya sulit untuk mencari makan, maka kami utamakan bama dulu,” tuturnya.

 Baca Juga: Bupati Sorong Bagikan Kartu Keluarga Sejahtera Penerima BPNT

Patnus Wolom, Penerima Bantuan dari Relawan Gusdurian

Sementara itu, Patnus Wolom yang juga merupakan salah satu kepala keluarga penerima bantuan paket sembako dari Gusdurian mengucapkan terima kasih kepada Yayasan tersebut  atas kepeduliannya dalam mengatasi persoalan sosial terkait penanganan Covid-19, yang mana telah membantu bahan makanan.

“Kami sangat berterima kasih, karena selama ini kami tidak pernah dapat bantuan dari Kabupaten Jayawijaya sendiri. Karena masyarakat seperti kami ini tidak pernah dapat, Baru kali ini kami dapat bantuan dari Gusdurian,” ujar Patnus.

Kata dia, memang di kabupaten sudah ada nama. Tetapi ketika bahan makanan dibagi di RT masing-masing, akhirnya masyarakat di sini tidak pernah merasakan bantuan-bantuan dari pemerintah kabupaten, bahkan tidak dapat.

“Tapi hari ini kami sangat berterima kasih sekali kepada Gusduruian, karena hari ini kami bisa rasakan bantuan covid-19 dan kami bisa makan,” imbuhnya.