Relawan Manokwari Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di Pasar Wosi
beritapapua.id - Relawan Manokwari Sosialisasi Pencegahan Covid-19 di Pasar Wosi - Katharian Janur

Tim gabungan relawan Covid-19 di Kabupaten Manokwari melakukan sosialisasi pencegahan penularan Covid-19 di Pasar Wosi, Rabu (25/03/2020). Sejak awal bulan ini penyebaran Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia mulai mengalami kenaikan jumlah korban. Berbagai daerah pun turut melakukan tindakan pencegahan dan atisipasi untuk situasi terburuk. Penyuluhan kepada masyarakat juga terus dilakukan dengan berbagai cara agar benar-benar menanggapi masalah ini secara serius. Masih sangat banyak warga yang belum paham benar apa yang sedang terjadi melalui penyebaran Covid-19 ini.

Sosialisasi ini meliputi penjelasan mengenai pentingnya cuci tangan, menjaga kebersihan, menjaga jarak dengan mereka yang terindikasi sakit flu maupun batuk-batuk, serta tidak berkumpul di keramaian. Harapannya kegiatan ini bisa memberikan kesadaran ke warga untuk lebih berhati-hati dan mematuhi anjuran pemerintah agar situasinya tidak semakin buruk.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai komunitas dan organisasi-organisasi kemasyarakat. “Ternyata kita tidak sendiri, ada adik-adik yang sangat siap membantu kita dibidang kesehatan, mereka juga terlibat,” ungkap Regina Pareri, Ketua Respon dan Social Distancing Manokwari saat ditemui di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Rabu (25/03/2020).

Baca Juga: Meningkat Drastis ODP Kota Sorong

Pembagian Tugas Tim Relawan

Tim relawan ini membagi menjadi dua bagian, ada yang bertugas melakukan sosialisasi dan edukasi. Ada pula yang bergerak melakukan penyemprotan. “Mereka juga mengajarkan bagaimana mencampurkan bahan desinfektan dan cara menyemprot yang baik,” ungkapnya.

Tim sosialisasi ini menurut Regina, menyasar hampir semua pedagang dan mama-mama yang berjualan di Pasar Wosi. “Kami memberikan pemahaman tentang wabah yang sedang mendunia ini. Mereka diberikan pemahaman apa itu penyakit Corona. Bagaimana cara penyebarannya, bagaimana cara pencegahannya dan lebih khusus lagi bicara masalah social distancing, mengajarkan mereka supaya bagaimana menjaga jarak satu dengan yang lain, baik itu berkomunikasi, duduk, salaman  dan kemudian tidak lagi untuk cipika-cipiki,” jelasnya.

Semua yang dilakukan tersebut, kata Regina, agar dapat memutuskan mata rantai Virus Corona. Dengan memberikan informasi kepada semua masyarakat, tentu diharapkan ada satu pemahaman dan satu komitmen yang sama untuk bersama melakukan kegiatan social distancing dengan baik, agar pencegahan itu dapat dilakukan.