Remaja 16 Tahun di Merauke Niat Mencuri Malah Memperkosa Tetangga
beritapapua.id - Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji menyampaikan keterangan pers pengungkapan kasus pemerkosaan, Rabu (9/3/2022). (Foto: Papua60detik)

Aksi seorang remaja inisial TFP (16) di daerah Spadem, Merauke, Papua menggegerkan warga Kota Rusa, Minggu (6/3/2022). Pasalnya, pelaku awalnya hanya berniat mencuri di rumah sang korban. Namun sang pelaku kemudian malah memperkosa tetangganya korban NY (37).

Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji dalam press conference di Ruang Data, Mapolres Merauke, Rabu (9/3/2022), mengatakan pelaku awalnya hanya berniat mencuri, namun setelah melihat korbannya yang sedang tidur niat mencuri itu malah berubah menjadi pemerkosaan.

“Pelaku yang memiliki niat awal untuk mencuri, namun saat melihat korban sedang tidur, pelaku langsung memperkosa korban sembari mengancam korban dengan parang diletakan pada leher korban,” ujar Untung.

Kaur Bin Ops Satuan Reserse Kriminal Polrese Merauke, Ipda Joko Junior menjelaskan, kasus perkosaan ini berawal saat pelaku masuk melalui jendela, karena melihat korban NY sedang tertidur. Dalam aksinya pelaku membawa sebilah parang yang ia gunakan untuk mengancam korban saat itu.

Ia mengatakan setelah korban melapor ke Polisi, pihaknya langsung bergerak cepat, untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Pelaku dan korban tidak ada hubungan, tapi mereka bertetangga” ungkapnya.

Ia menjelaskan saat kejadian tersebut sang suami sedang tidak berada di rumah. Namun setibanya di rumah sang suami akhirnya membuat laporan.

“Pada saat kejadian pemerkosaan, suami korban sedang tidak berada di rumah. Saat sang suami korban kembali akhirnya langsung membuat laporan polisi atas kasus pemerkosaan itu,” tegas Joko.

Masih Melakukan Pendalaman Kasus

Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman dan masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

“Kami masih melakukan pendalaman, tapi dari gerak-gerik pelaku, sepertinya ini bukan yang pertama kali,” pungkasnya.

Baca Juga: Pemprov Papua Berharap Program Kemitraan Untuk Pembangunan Bisa Terus Berlanjut

Polisi berhasil mengamankan barang bukti, masing-masing sepasang pakaian dalam korban, celana pendek dan sweater milik pelaku serta sebilah parang sepanjang 49 cm.

Dia menambahkan pelaku dijerat pasal berlapis, yakni pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dan pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan. Ancaman hukuman masing-masing pasal tersebut maksimal 12 tahun penjara.

Sementara itu, Kapolres Merauke menambahkan saat ini pihaknya sedang melakukan pendalaman terkait kasus serupa. Karena saat ini masih ada 7 kasus pemerkosaan serupa dengan kasus tersebut.