Resmi PLN Berhasil Menyuplai Listrik di Karubaga Selama 24 Jam Penuh
beritapapua.id - Bupati Tolikara, Usman G. Wanimbo (tengah), Komisaris Utama PT. PLN (Persero), Amien Sunaryadi (kiri). (Dok. PLN)

PLN (Persero) berhasil menyuplai listrik Karubaga selama 24 jam setiap harinya setelah Serah Terima Operasi (STO) Sistem Kelistrikan antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Tolikara.

Bupati Tolikara, Usman G. Wanimbo, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PLN karena telah mendukung terwujudnya program pemerintah “Tolikara Terang”.

“Setelah 18 tahun menanti, kini masyarakat bisa menikmati listrik secara penuh. PLN membawa semangat baru karena sebelumnya beberapa perusahaan tidak mau masuk untuk berinvestasi sebelum adanya listrik yang layak dan tentu saja ini akan membuat Tolikara tertinggal,” paparnya.

Sistem kelistrikan Kabupaten Tolikara saat ini disuplai langsung oleh Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Karubaga. Untuk daya mampu pembangkit saat ini mencapai 1184 kW dan beban puncak sebesar 650 kW.

Selain itu, beberapa infrastruktur ketenagalistrikan telah dibangun untuk menyuplai listrik yang dihasilkan dari PLTD Karubaga. Saat ini sudah terdapat jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 4,5 kms, jaringan tegangan rendah 3,5 kms serta tujuh buah gardu distribusi dengan total kapasitas  870 kVA.

Komisaris Utama PT. PLN (Persero), Amien Sunaryadi, menjelaskan bahwa serah terima operasi ini merupakan wujud komitmen PLN dalam melistriki Papua, khususnya di Kabupaten Tolikara.

“PLN sudah memberikan pelayanan kelistrikan di hampir seluruh wilayah Indonesia, juga di Papua dan Papua Barat. Dengan serah terima ini menjadi langkah awal untuk dapat melayani Kabupaten Tolikara, sehingga kedepannya dapat memajukan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyampaikan pihaknya merasa senang telah berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tolikara guna melistriki kabupaten tersebut.

“Dengan tim yang solid, kami siap untuk memaksimalkan pelayanan. Namun hal tersebut juga tentunya perlu bantuan dan dukungan dari pemerintah dan masyarakat agar kelistrikan di sini dapat terjaga secara kontinyu dan beroperasi penuh. Ini menjadi langkah awal karena selanjutnya PLN secara bertahap akan menerangi seluruh distrik,” ucapnya.

Menjaga Infrastruktur

Andy menambahkan pihaknya berharap masyarakat dapat bekerja sama untuk menjaga seluruh infrastruktur kelistrikan yang ada. Dengan begitu suplai listrik ke depannya dapat terus berjalan lebih baik lagi.

Baca Juga: Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai Menggelar Workshop Malaria Bagi Nakes

“Kita harus bersama-sama menjaga aset kelistrikan baik yang berada di PLTD Karubaga maupun jaringan yang tersebar di wilayah Tolikara. Kami berharap masyarakat juga bersedia mengizinkan PLN untuk melakukan perampalan tanaman yang berpeluang mengganggu jaringan, sehingga meminimalisir adanya gangguan,” ungkap Andy.

Saat ini rasio elektrifikasi di Papua dan Papua Barat telah mencapai di angka 96,92 persen. Meskipun terdapat banyak tantangan dalam menghadirkan pelayanan kelistrikan yang maksimal dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat, PLN berkomitmen untuk terus berupaya mewujudkan tanah Papua terang seluruhnya.