Rizieq Shihab Ditetapkan Sebagai Tersangka
Beritapapua.id - Rizieq Shihab Ditetapkan Sebagai Tersangka - DW

Rizieq Shihab Ditetapkan Sebagai Tersangka – Polda Metro Jaya menetapkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab sebagai tersangka dalam kasus kerumunan di Petamburan beberapa waktu silam. Tidak hanya itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran menegaskan bahwa pihak kepolisian akan melakukan penangkapan terhadap Rizieq.

“Terhadap para tersangka, penyidik Polda Metro Jaya akan melakukan penangkapan,” kata Fadil dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/12).

Selain Rizieq, pihak kepolisian juga menetapkan 5 tersangka lain, yakni :
1. Haris Ubaidillah selaku ketua panitia2. Ali bin Alwi Alatas selaku sekretaris panitia
3. Maman Suryadi, Panglima FPI sekaligus penanggung jawab keamanan acara
4. Sobri Lubis selaku penanggung jawab acara
5. Habib Idrus selaku kepala seksi acara.

Polda Metro Jaya pun telah mengeluarkan surat pencekalan terhadap keenam tersangka untuk mencegah mereka pergi ke luar negeri.

Sebelumnya Rizieq juga telah dipanggil dua kali oleh pihak kepolisian terkait kasus tersebut, namun yang bersangkutan tidak kunjung datang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, dalam acara jumpa pers tersebut, juga menegaskan bahwa polisi akan menggunakan kewenangan untuk menjemput paksa Rizieq.

“Keenam tersangka ini, Polri dalam hal ini akan menggunakan kewenangan upaya paksa yang dimiliki Polri sesuai aturan perundangan,” kata Yusri.

Baca Juga: Berdasarkan Hitung Cepat, Sahrul Gunawan Unggul di Pilkada Bandung

Bareskrim Ambil Alih Kasus Penembakan Laskar FPI

Dalam jumpa pers yang sama, Kabareskrim Komjen Listyo Sigi mengatakan bahwa kasus tewasnya 6 Laskar FPI di tol Jakarta-Cikampek akan diambil alih oleh Bareskrim.

“Terkait peristiwa penyerangan terhadap petugas itu saat ini penyidikannya dilaksanakan Bareskrim Polri dengan pertimbangan bahwa locus delicti terkait peristiwanya di Karawang, Jawa Barat,” kata Sigit, seperti yang dikutip dari detik.

Sigit juga mengatakan bahwa Bareskrim mengambil alih kasus ini agar proses penyidikan berjalan objektif, profesional, dan transparan. Penyidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan berdasarkan investigasi kriminal ilmiah (scientific crime investigation).

Selain itu, Bareskrim juga telah menyiapkan hotline, dengan nomor 0812842988228. Hotline ini ditujukan bagi masyarakat yang ingin menyampaikan informasi apapun yang terkait dengan kasus baku tembak antar aparat kepolisian dengan laskar FPI di tol Jakarta-Cikampek.