RSU Papua Barat Menyiapkan 30.000 Reagen PCR Covid-19
Beritapapua.id - RSU Papua Barat Menyiapkan 30.000 Reagen PCR Covid-19 - Papua Barat Oke

RSU Papua Barat Menyiapkan 30.000 Reagen PCR Covid-19 – Guna mengoptimalkan penanganan pandemi Covid-19 di wilayah Papua Barat. Rumah Sakit Umum (RSU) Provinsi Papua Barat menyiapkan 30 ribu reagen polymerase chain reaction (PCR) Covid-19.

Direktur RSU Papua Barat dr. Arnoldus Tiniap pada Jumat (16/20/2020) mengungkapkan bahwa beberapa pekan lalu pihaknya sudah membeli 5.000 reagen PCR. Dan juga sudah memesan lagi 30.000 reagen PCR agar tidak terjadi kekosongan.

Arnold mengakui pernah terjadi kekosongan stok reagen pada rumah sakit tersebut. Akhirnya layanan pemeriksaan RT-PCR kala itu pun ditiadakan sementara. Maka untuk mencegah hal tersebut terulang kembali, dua pekan lalu sebanyak 5.000 reagen sudah tiba. Dan sekarang layanan sudah kembali normal.

“Stok reagen ini kita perbanyak untuk memaksimalkan layanan. Untuk 5.000 reagen yang sudah ada ini diperkirakan cukup untuk memenuhi layanan hingga bulan Desember mendatang, tapi kalau kita lihat temuan kasus beberapa pekan terakhir, bisa jadi ini hanya cukup untuk sebulan. Untuk mengantisipasi kekurangan kita pesan lagi 30 ribu,” jelasnya.

Baca Juga: Langkah Pemkab Asmat Terkait Penanganan Covid-19

Penyebaran Covid-19 Papua Barat Sudah Cukup Masif

RSU Papua Barat Menyiapkan 30.000 Reagen PCR Covid-19
Beritapapua.id – RSU Papua Barat Menyiapkan 30.000 Reagen PCR Covid-19 – Antara

Lebih lanjut, dr. Arnold juga menjelaskan bahwa penyebaran Covid-19 Provinsi Papua Barat cukup masif. Dari 13 kabupaten dan kota, saat ini hanya tersisa satu daerah yang belum teridentifikasi kasus positif Covid-19. Selain itu, klaster penularan Covid-19 Papua Barat pun terus meluas. Bahkan tidak sedikit Aparatur Sipil Negara (ASN) Papua Barat yang sudah ikut terpapar dan menjadi klaster baru. Termasuk pula tenaga kesehatan, aparat TNI serta Polri.

Sejauh ini, lanjut Arnold, belum ada pihak yang dapat memberikan prediksi secara tepat tentang kapan pandemi ini berakhir.

“Untuk 30 ribu reagen yang dipersiapkan diharapkan cukup hingga tahun 2021. Kita perbanyak pesanan hingga enam kali lipat. Mudah-mudahan paling tidak hingga enam bulan pertama tahun 2021 stok kita tetap aman,” lanjut dr. Arnold.

Hingga saat ini, pada Provinsi Papua Barat sudah mencatatkan jumlah kasus Positif Covid-19 sebanyak 3235 orang.  Yang mana 2394 orang sudah sembuh, sedangkan 45 orang meninggal dunia dan sisanya masih dalam perawatan.